Hakim Tertangkap Narkoba, MA: Seleksi Diperketat

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Selasa, 18 Jul 2017 08:48 WIB
Foto: dok ma
Jakarta - Jelang seleksi calon hakim 2017, Mahkamah Agung (MA) mengingatkan agar sosok hakim harus bersih dari perbuatan tercela maupun narkoba. Untuk itu MA akan menggandeng BNN dan institusi lain untuk ikut dalam seleksi pendidikan hakim.

"Ke depan MA dalam informasi rekrutment calon hakim, itu disyaratkan ada surat keterangan bebas dari narkoba. Ya itu sebagai langkah awal seperti itu. Hakim dinilai harus bersih dari perbuatan tercela, maupun tindak pidana narkoba," ujar Kabiro Hukum dan HUmas MA, Abdullah kepada detikcom, Selasa (18/7/2017).

Menurut Abdullah dalam seleksi awal hakim masih menjadi tanggung jawab Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), calon hakim yang ikut seleksi PNS yang melengkapi dirinya dengan surat keterangan bebas narkoba.

"Ini kan masih CPNS, jadi kalau CPNS masih kewenangan BKN dan KemenPAN-RB, belum sampai ke kita nanti kalau sudah usulkan jadi hakim baru itu saatnya," bebernya.

"Ya pada saatnya pihak terkait pemberantasan narkoba (BNN) pasti itu, nah siapa yang punya kewenangan uji narkoba pasti laboratorium ya kan," pungkas Abdullah menjelaslkan pelibatan institusi BNN dalam seleksi calon hakim.

Diberitakan sebelumnya Wakil Ketua PN Liwa, Vivi Purnawati telah mengkonfirmasi penangkapan hakim Firman Affandy oleh Polres Bandar Lampung. Firman diduga terjarin razia narkoba dengan barang bukti sabu dan telah diamankan di Mapolres untuk penyelidikan.

(edo/adf)