DetikNews
Senin 17 Juli 2017, 21:33 WIB

Terkait Kasus Narkoba Anak Jeremy Thomas, Polisi Tahan 6 Orang

Audrey Santoso - detikNews
Terkait Kasus Narkoba Anak Jeremy Thomas, Polisi Tahan 6 Orang Foto: dok. pribadi (anak Jeremy Thomas)
Jakarta - Kepolisian telah menahan enam orang terkait kasus dugaan peredaran gelap narkoba jenis Happy Five yang melibatkan Axel Matthew Thomas. Axel adalah anak sulung pasangan selebriti Jeremy Thomas dan Ina Thomas.

"Saat ini sudah ada enam orang yang ditahan sejak peristiwa Jumat (14/7) lalu. Dan kemudian ini masih diproses," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di gedung Divisi Humas, Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (17/7/2017).

Diketahui, Satuan Reserse Narkotika Polres Bandara Soekarno-Hatta dan Bea-Cukai Bandara Soekarno-Hatta bekerja sama mengungkap tuntas penyelundupan 1.118 butir Happy Five dengan modus dikemas dalam kotak obat sakit kepala.

Martinus mengatakan polisi sudah mengantongi data ke mana saja 1.118 butir Happy Five itu akan didistribusikan. Termasuk mengantongi nama-nama pemesannya.

"Masih akan terus dilakukan upaya-upaya mengungkap peristiwa ini karena daftar atau list pemesan Happy Five ini sudah dimiliki oleh penyidik. Ada beberapa daftar yang melakukan transaksi pembelian, bahkan sudah mengirim uang melalui transfer bank," jelas Martinus.

Martinus menyampaikan, Mabes Polri mendukung pengusutan tuntas kasus 1.118 butir Happy Five dalam rangka penegakan hukum memberantas narkotika. "Terkait dengan kasus itu sendiri ditangani oleh Polres Bandara dan ini yang kita sampaikan, bahwa sikap kita mendukung penegakan hukum yang ada," tegas Martinus.

Axel diringkus aparat Satres Narkotika Polres Bandara Soekarno-Hatta di area Hotel Crystal, Jakarta Selatan, pada Sabtu (15/7) malam. Dia diduga memesan Happy Five dari jaringan yang sebelumnya ditangkap polisi bandara pada Jumat (14/7).

Axel kemudian digiring ke kamar hotel oleh para polisi dan keluar kamar dengan kondisi luka di sekujur tubuh. Jeremy Thomas menyebut anaknya mendapat penganiayaan oleh oknum aparat dan melaporkan kejadian tersebut ke Divisi Propam serta Bareskrim Polri siang tadi.
(fjp/fjp)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed