Ditarik ke Markas, GP PPP Ngotot Muktamar Digelar 2005
Jumat, 06 Mei 2005 16:14 WIB
Jakarta - Setelah 9 hari menduduki kantor DPP PPP, sekitar 50 orang laskar Gerakan Pembaruan PPP ditarik ke markasnya. Massa tetap menuntut Muktamar PPP digelar 2005.Atribut-atribut yang berisi berbagai tuntutan pun dicopoti dari tembok kantor DPP PPP antara lain bertuliskan 'Pemecatan DPC/DPW adalah premanisme politik' dan 'Singkirkan preman politik dari tubuh PPP'.Panggung di halaman DPP berukuran 3x2 meter yang dipasangi spanduk bertuliskan 'Selamat Datang muktramar 2005 untuk Kebangkitan PPP' masih tampak berdiri. Panggung ini semula digunakan massa untuk melakukan orasi.Satu per satu anggota laskar meninggalkan kantor DPP PPP dengan menumpang kendaraan umum."Kami akan kembali ke markas untuk memberikan kesempatan kepada pimpinan partai untuk membicarakan muktamar ke VI pada 2005. Kita berharap keputusan rapat PHP akan menghasilkan muktamar pada 2005 ini," kata Mohammad Rodja, selaku panglima GP PPP di kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta, Jumat (6/5/2005).Menurutnya, dengan digelarnya muktamar pada 2005 berarti masih ada waktu bagi DPP PPP untuk menghadapi pemilu 2009.GP PPP menduduki kantor DPP PPP sejak Kamis (28/5/2005). Massa mendukung percepatan muktamar PPP 2005 dan mengecam pemecatan terhadap 6 PHP (pengurus harian pusat) oleh Hamzah Haz gara-gara Silaknas.
(aan/)











































