Pendemo Tagih Bayaran
Polisi Usir Demo Pendukung Theo
Jumat, 06 Mei 2005 16:03 WIB
Jakarta - Seratusan polisi mengusir seribuan lebih pendukung Theo F Toemion di depan Kedubes AS, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (6/5/2005). Polisi membubarkan mereka karena pendemo tak punya izin.Massa tidak keberatan diusir. Mereka pun satu per satu memasuki 30-an Metro Mini dan Kopaja serta truk yang diparkir di pinggir Jl Medan Merdeka Selatan mengarah ke Gambir. Ini terjadi pukul 15.10 WIB.Tapi meski sudah berada di angkutannya masing-masing, tidak diketahui mengapa para sopir tak melajukan kendaraannya. Buntutnya, jalan itu pun masih terhambat karena sebagian jalannya dipenuhi angkutan umum.Sebelum massa masuk bus, tampak sejumlah orang mengerumuni seorang pria berbadan besar berkulit gelap. Rupanya mereka menagih uang lelah. "Nanti kita ketemu di tempat tadi ya," jawab si pengerah massa. Dia menyebut lokasi tempat mereka memberangkatkan massa.Sejumlah peserta aksi yang tidak berwajah Manado dan Kawanua mengaku berasal dari Kwitang, Kramat Sentiong, Menteng, dsb. Tapi mereka enggan menyebut berapa rupiah mereka dibayar. "Itu urusan bos," kilah mereka. Beberapa ibu-ibu yang ikut aksi bahkan tak tahu menahu tujuan aksi itu. "Ya pokoknya ikut saja," kata mereka.Namun Torry dari Forum Komunikasi Kawanua menegaskan, aksi itu murni dilakukan untuk melawan diskriminasi. "Aksi ini dilandasi dari hati nurani dan spontanitas untuk membela warga negara yang telah mendapat perlakuan tidak adil," kata Torry.
(nrl/)











































