DetikNews
Senin 17 Juli 2017, 15:32 WIB

Keluarga Elah Bantah Ada Ajaran Salat Menghadap Matahari

Wisma Putra - detikNews
Keluarga Elah Bantah Ada Ajaran Salat Menghadap Matahari Dede Ruhyat (64), paman Elah. (Wisma/detikcom)
Sumedang - Pihak keluarga Elah, guru mengaji di Sumedang yang diduga menyebarkan ajaran sesat dengan mengajarkan salat menghadap matahari, angkat bicara. Keluarga menganggap tudingan soal syahadat hanya salah paham.

"Salah paham, tidak benar kalau Elah membaiat murid ngajinya dengan mensyahadatkannya kembali," kata Dede Ruhyat (64), paman Elah, saat ditemui di kediamannya di Kampumg Bojong, Desa Cipacing, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (17/7/2017).

Dede mengungkapkan bacaan kalimat syahadat yang diajarkan kepada muridnya hanya sebatas pembelajaran. "Bukan membaiat, itu pembelajaran buat muridnya. Begitu pun dengan salat menghadap matahari, itu tidak benar," ungkapnya.

Dede mengaku kaget atas tuduhan warga yang ramai dalam pemberitaan media. "Saya kaget, lihat nama Elah di berita, menyembah mataharilah, sesatlah. Kan yang menyembah matahari itu bukan agama Islam," tuturnya.

Di mata keluarga, Elah merupakan sosok yang baik. Dalam keseharian, Elah memiliki pekerjaan sebagai penjahit.

"Sekarang Elah ada di Pacet jaga toko (toko mebel). Kami atas nama keluarga merasa difitnah dan dirugikan. Kami ingin nama Elah kembali baik di mata warga," ujarnya.
(idh/tor)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed