"Ya biar saja. Diaudit saja, paling gampang ya, diaudit mulai dari awal," ujar Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (17/7/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rp 2,4 triliun potensi kerugian negara. Terutama dari KLB. Denda-denda KLB ke Kompensasinya. Ada di RAPBD," kata Taufik kepada wartawan di Kantor DPD Partai Gerindra di Jalan Letjen Suprapto, Jakarta Pusat, Minggu (9/7) lalu.
Untuk itu, DPRD akan membentuk panitia khusus (pansus) untuk membahas hal tersebut secara resmi. Sikap resmi DPRD DKI akan ditentukan dalam pembahasan itu.
"Makanya DPRD akan membuat pansus, saya sudah sampaikan kepada ketua (DPRD)," ucap Taufik yang juga Ketua DPD Partai Gerindra DKI itu. (bis/idh)










































