DetikNews
Senin 17 Juli 2017, 14:29 WIB

Surat soal Perppu Ormas akan Dibacakan di Paripurna DPR

Hary Lukita Wardani - detikNews
Surat soal Perppu Ormas akan Dibacakan di Paripurna DPR Ruang rapat paripurna DPR (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 telah diterima DPR. Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan akan ada rapat pimpinan untuk membahas Perppu yang segera dibacakan dalam sidang paripurna, Kamis (20/7/2017).

"Nanti siang, kalau nggak salah, ada rapim (rapat pimpinan) untuk dibacakan Perppu itu dalam sidang paripurna. Setelah dibacakan dalam sidang paripurna, Perppu itu resmi masuk ke DPR dan DPR memproses sesuai dengan peraturan perundang-undangan, yaitu tentunya dengan waktu masa sidang berikutnya," ujar Agus di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Agus menerangkan, jika DPR menerima Perppu Ormas itu, aturan tersebut akan langsung menjadi undang-undang. Namun jika ditolak, kembali ke undang-undang yang lama.

"Tentunya sebentar lagi kan memasuki masa reses, kemudian masa sidang berikutnya DPR harus memproses dan memberikan jawaban. Jawabannya itu apabila diterima langsung menjadi undang-undang. Kalau ditolak, maka kembali ke undang-undang yang lama," ucap Agus.

Namun Agus mengatakan, jika sore ini tidak dilaksanakan bamus (badan musyawarah), ada kemungkinan akan dibacakan dalam rapat paripurna berikutnya. "Karena nanti ada rapim, ada kemungkinan sore dilaksanakan bamus, barangkali bisa saja besok atau dalam rapat paripurna berikutnya. Kalau toh tidak sempat dilaksanakan bamus, berarti rapat paripurna berikutnya," ucap Agus.

Masa sidang V 2016-2017 DPR akan berakhir pada 27 Juli 2017. Perppu 2/2017 akan dibahas pada masa sidang berikutnya, yang dimulai pada 16 Agustus 2017.
(lkw/imk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed