Djarot Larang Pot Bunga Ditaruh di Tengah Trotoar

Djarot Larang Pot Bunga Ditaruh di Tengah Trotoar

Bisma Alief Laksana - detikNews
Senin, 17 Jul 2017 13:54 WIB
Djarot Larang Pot Bunga Ditaruh di Tengah Trotoar
Ilustrasi trotoar (Foto: Hasan Alhabshy/detikcom)
Jakarta - Perbaikan trotoar menjadi salah satu proyek yang sedang gencar-gencarnya digarap oleh Pemprov DKI. Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat ingin bila trotoar di Jakarta sudah diperbaiki, tidak boleh ada lagi pot-pot tanaman yang ditaruh di tengah-tengah trotoar.

Djarot beralasan adanya pot bunga di tengah trotoar bisa membahayakan penyandang disabilitas yang melewati trotoar tersebut. Hal tersebut pun sudah dia sampaikan kepada para wali kota.

"Saya tegaskan kepada para wali kota, trotoar sudah bagus jangan di tengah-tengahnya dikasih pot. Karena ada beberapa masih ada pot bunga, terus ngapain ada trotoar," ujar Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (17/7/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pot bunga ditaruh tepat di trotoar, saudara kita yang penyandang disabilitas, yang buta katakanlah ya, kemudian masuk situ, depannya ada pot, ya nabrak dong," imbuh Djarot.

Selain itu, Djarot juga menegaskan dia sudah memerintahkan Kasatpol PP DKI yang baru, Yani Wahyu, untuk menjaga trotoar di Jakarta. Hal itu dilakukan agar trotoar tidak lagi digunakan para PKL untuk berjualan.

"Trotoar kan sekarang sudah kita perbaiki. Banyak yang bagus, sudah lebar, kemudian sudah ada untuk jalur bagi saudara kita yang disabilitas. Ini harus dijaga, kalau ada PKL yang mengokupasi itu, dia harus mundur, tidak boleh," tegasnya.

Menurut Djarot, dengan cara seperti itu, akan menggugah minat warga untuk berjalan kaki. Apalagi, Indonesia disebut sebagai salah satu negara yang warganya malas berjalan kaki.

"Ini untuk mendorong, kan sudah beberapa waktu lalu saya sampaikan untuk mendorong supaya kita aktif bergerak," tutupnya. (bis/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads