Istana Presiden Canangkan Perang Melawan Tikus

Istana Presiden Canangkan Perang Melawan Tikus

- detikNews
Jumat, 06 Mei 2005 14:41 WIB
Jakarta - Langkah Presiden SBY mencanangkan perang melawan 'tikus' diikuti oleh para stafnya di Istana. Kalau SBY membasmi 'tikus' pencuri uang rakyat, maka stafnya membumihanguskan tikus dalam arti sebenarnya.Hah, di kantor presiden ada tikus? Yah begitulah. Tak cuma rumah-rumah kumuh di pinggir kali, di Istana Kepresidenan yang megah dan mahal itu pun tikus berkeliaran terang-terangan.'Rekan-rekan' Mickey Mouse ini beranak pinak, membentuk koloni, dan rajin menggerogoti barang dan dokumen penting. Pengelola Istana pun dibuat jengkel.Akhirnya, dipanggilah perusahaan pembasmi tikus dari PT ISS Pest Control. "Tikus-tikus sudah dalam tingkat yang tidak terkendali sehingga meresahkan bagian rumah tangga," kata Junaedi, staf Sekretariat Presiden saat mengobrol di kompleks Istana, Jumat (6/5/2005).Tikus itu paling banyak berlarian di dapur. Bisa jadi karena di situ memang surga makanan. Tapi di ruangan lain, kawanan tikus tak segan-segan main gigit. "Tikus merusak kabel komputer dan berkas-berkas," kata Junaedi. Belum lagi bau kotorannya. Alamaakkk..Semula para pegawai di lingkungan Istana mengatasi sendiri pembasmian tikus nakal itu. Tapi sekarang mereka tidak sanggup lagi. "Para pegawai jijik kalau ada tikus yang mati, baunya nggak ketulungan," cerita Junaedi. Karena jijik, bangkai tikus dibiarkan begitu saja berhari-hari. Ini jelas menganggu.Akhirnya Februari silam Sekretariat Presiden mengontrak PT ISS. Masa kerja PT ISS selama setahun. Meski sudah lama teken kontrak, namun PT ISS baru mulai bekerja menguber tikus pada hari ini.Ada dua metode menangkap tikus yang digunakan PT ISS. Pertama, memasang jebakan tikus yang berbentuk mirip makanan. Makanan jebakan berwarna biru itu diletakkan di dalam pipa paralon berukuran 20 cm. Pipa itu diletakkan di luar ruangan (outdoor).Untuk jebakan di dalam ruangan (indoor), PT ISS menggunakan sistem perangkap massal. Jebakan itu berupa kurungan yang diberi umpan. Alat ini mampu mengurung lima ekor tikus.Petugas PT ISS setiap tiga hari sekali akan menyambangi Istana untuk mengecek buruan mereka. Mereka juga mengganti umpan tiap dua minggu sekali.Dari pengamatan detikcom hari ini, tampak tiga petugas PT ISS sedang sibuk memasang jebakan. Mereka mengenakan kemeja garis-garis. Mereka mengenakan sarung tangan karet dan bermasker hidung. Sebuah troli berisi peralatan mereka dorong.Kosentrasi pemasangan jebakan tikus ini adalah gedung-gedung tua, terutama Istana Negara dan Istana Merdeka yang menjadi kediaman resmi Presiden. "Kantor Presiden masih steril dari amukan tikus karena bangunannya relatif baru," kata Junaedi mengunci obrolan.Cit ciiit ciiiitttt....... (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads