DetikNews
Minggu 16 Juli 2017, 13:02 WIB

Jokowi Pastikan Tak Akan Blokir Aplikasi Chat Lain Selain Telegram

Ray Jordan - detikNews
Jokowi Pastikan Tak Akan Blokir Aplikasi Chat Lain Selain Telegram Ilustrasi (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta - Pemerintah memutuskan untuk memblokir aplikasi percakapan Telegram, yang diduga banyak digunakan oleh kelompok teroris ataupun radikal. Jokowi menegaskan hanya memblokir Telegram, tidak media sosial yang lain.

"Tidak (pemblokiran media sosial yang lain-red). Tidak," tegas Jokowi saat ditemui wartawan usai dirinya meresmikan Akademi Bela Negara di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (16/7/2017).

Saksikan video 20detik mengenai Meme Telegram Diblokir di sini:


Jokowi mengatakan, pemerintah sudah lama melakukan pengamatan sebelum memblokir Telegram di Indonesia. Disinyalir, banyak yang menggunakan media sosial sebagai wadah komunikasi kelompok maupun orang yang diniyalir bisa mengganggu keamanan negara, seperti teroris.

"Kita sudah mengamati lama. Sudah mengamati lama. Dan kita agar ini kan mementingkan keamanan negara, masyarakat, oleh sebab itu, keputusan itu dilakukan. Karena memang tidak hanya satu, dua, tiga, empat, lima. Ini ada ribuan yang ada di situ (Telegram-red) yang dikategorikan akan mengganggu keamanan negara ini, mengganggu keamanan masyarakat," katanya.

Jokowi juga mengatakan, masih banyak aplikasi media sosial lain yang bisa digunakan masyarakat untuk berkomunikasi. "Kita lihat kan masih banyak aplikasi yang lain, yang bisa digunakan," katanya.


(jor/fjp)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed