"Kembali musibah kapal terbakar terjadi di Pelabuhan Juwana, Kabupaten Pati, tepatnya kapal yang sandar di Pulau Seprapat. Kurang-lebih 17 kapal cantrang terbakar," ungkap Kepala Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya, Sabtu (15/7/2017).
Diketahui, peristiwa kebakaran ini disebabkan pengelasan di salah satu kapal. Proses pemadaman masih dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Satu-satunya akses lewat Sungai Juwana. Sementara kapal yang belum terbakar dijauhkan dari kapal yang terbakar," sebut Sutopo.
"Karena memang usaha pemadaman terkendala peralatan. Masih terus diupayakan," lanjutnya.
Sementara itu, Danramil Juwana Kapten (Inf) Yahudi menyebut kapal yang terbakar sebanyak 18 unit. Diperkirakan jumlah korban bisa bertambah mengingat proses evakuasi masih berlangsung.
"Jumlah ada 18 kapal yang terbakar. Proses pemadaman kebakaran cukup sulit sehingga petugas melokalisir agar tidak merembet ke kapal lainnya," tutur Yahudi, Sabtu (15/7).
Sebelumnya disebutkan 14 kapal terbakar di alur sungai di Kecamatan Juwana, Pati, Jateng. Berikut ini daftar 14 kapal motor tersebut:
1. Kapal motor milik Saudara Sumarno
2. Kapal motor milik Rafindo (Wakil Bupati terpilih)
3. Kapal motor milik Saudara Bagong
4. Kapal motor milik PR Sukun
5. Kapal motor milik warga Ngemplak, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati
6. Kapal motor milik PT Putra Leo
7. Kapal motor milik PT Putra Leo
8. Kapal motor penampung KM
9. Kapal motor cantrang
10. Kapal motor milik H Umar, alamat Desa Bendar, Kecamatan Juwana
11. Kapal motor milik Kades Bendar, Kecamatan Juwana
12. Kapal motor milik H Tomo
13. Belum teridentifikasi
14. Belum teridentifikasi (elz/tor)











































