Deplu Aktifkan Pokja Mindanau Bebaskan Pelaut yang Disandera

Deplu Aktifkan Pokja Mindanau Bebaskan Pelaut yang Disandera

- detikNews
Jumat, 06 Mei 2005 13:32 WIB
Jakarta - Tiga pelaut yang disandera di Filipina dalam kondisi sehat. Departemen Luar Negeri (Deplu) terus melakukan upaya pembebasan, salah satunya mengaktifkan pokja di Mindanau."Berdasarkan komunikasi dengan KJRI di Filipina, ketiga sandera sehat dan selamat. Identitas pelaku sudah diketahui yaitu dari Jamiah Islamiyah Selatan, Mindanau," kata Jubir Deplu, Yuri Thamrin di Deplu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (9/5/2005).Dikatakan dia, pemerintah tetap memberikan perhatian yang serius untuk mengupayakan pembebasan WNI yang ditangkap di Filipina Selatan."Kita meminta penyandera untuk membebaskan ketiga warga negara tersebut melalui organisasi MNLF, MILF dan tokoh masyarakat yang berpengaruh.Mereka sudah diberikan kesepakatan membantu membebaskan para sandera," ujarnya.Selain itu, Deplu mengaktifkan Pokja di Mindananu untuk mengurus banyak hal yang terkait dengan kasus WNI di Filipina Selatan."Kami tidak sebutkan tugas pokja karena teknis dan untuk keamanan warga yang disandera," kata Yuri.KBRI Manila, lanjut Yuri, juga dibentuk respon center untuk menanggulangi kasus penyanderan tersebut.Menurut Yuri, Deplu tidak akan melayani permintaan uang tebusan sebesar 100 ribu Peso untuk biaya hidup ketiga WNI yang disandera."Kita tidak berikan atau melayani permintaan tebusan. Kalau diberikan semata-mata untuk keselamatan korban.Upaya pembebasan masih membutuhkan waktu lama. Kondisi geografis sangat sulit, banyak pulau-pulau sehingga memudahkan penyandera berpindah-pindah," demikian Yuri. (aan/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads