Sosok Elah, Pimpinan Aliran Salat Hadap Matahari di Sumedang

Sosok Elah, Pimpinan Aliran Salat Hadap Matahari di Sumedang

Wisnu Saputra - detikNews
Sabtu, 15 Jul 2017 01:02 WIB
Sosok Elah, Pimpinan Aliran Salat Hadap Matahari di Sumedang
Ilustrasi (Foto: Datuk Haris Molana/detikcom)
Sumedang - Warga Kampung Bojong, Desa Cipacing, Sumedang, Jabar digegerkan dengan dugaan aliran sesat. Aliran itu diduga dipimpin oleh perempuan bernama Elah yang menyuruh pengikutnya untuk salat menghadap matahari.

Ketua RW 15 Kampung Bojong, Engkus Kusman mengumpulkan informasi soal sosok perempuan tersebut. Dia mengatakan, aliran yang diajarkan Elah di Kampung Bojong sudah tercium sejak 2015.

"Sebelum pindah ke kampung saya (di Kampung Bojong), Elah tinggal di kampung dekat suaminya bekerja yaitu di Kampung Babakan Sukamulya. Waktu di Kampung Babakan itu, Elah kabaranya mengajarkan pelajaran menyimpang sehingga ditolak dan diusir warga," kata Engkus saat dihubungi detikcom via telepon, Jumat (14/7/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan keterangan diperoleh Engkus, perempuan tersebut pindah dari Kampung Babakan Sukamulya ke Kampung Bojong pada 2012. Sejak berdomisili di Kampung Bojong, sambung Engkus, Elah mulai menggelar pengajian. Selain pengajian untuk anak-anak, Elah merekrut kalangan ibu-ibu setempat untuk mengaji di tempat tinggalnya.

"Pengajiannya sudah lama. Sebelumnya, pas 2015, pernah ramai dan menggegerkan warga sini," ujarnya.

Engkus mengaku belum pernah menyaksikan langsung soal tudingan yang menyebut Elah mengajarkan salat menghadap matahari. Ia sebatas mendengar pengakuan dari sejumlah santri Elah.

Menurut Engkus, pengajian anak dan ibu-ibu kampung dilaksanakan di rumah Elah. Namun warga tidak dapat melihat kegiatan yang di dalam rumah tersebut.

"Pintu ditutup. Gorden ditutup. Istilahna dipoekan (istilahnya digelapkan)," ujar Engkus berbahasa Sunda.

Dia menjelaskan, Elah tinggal bersama suaminya yang berusia lebih muda. "Dia punya tiga anak," ucap Engkus.

Setelah beberapa hari lalu warga sekampung heboh, Engkus menyebut Elah tidak diketahui keberadaannya.

Atas informasi ini, polisi masih menyelidiki informasi tersebut. "Saya cek," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus via pesan singkat.

(bbn/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads