Ketua RW 15, Kampung Bojong, Desa Cipacing, Engkus Kusman, mengatakan, aliran ini sudah tercium sejak lama. Elah memerintahkan pengikutnya agar salat menghadap matahari.
"Sebelum pindah ke kampung saya (di Kampung Bojong), Elah tinggal di kampung dekat suaminya bekerja yaitu di Kampung Babakan Sukamulya. Waktu di Kampung Babakan itu, Elah kabarnya mengajarkan pelajaran menyimpang sehingga ditolak dan diusir warga," kata Engkus saat dihubungi detikcom via telepon, Jumat (14/7/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi kemarin-kemarin mulai ramai lagi. Warga geger lagi. Dia memerintahkan santrinya salat menghadap matahari. Saya kecolongan," ucap Engkus.
Atas informasi ini, polisi masih menyelidiki informasi tersebut. "Saya cek," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus via pesan singkat. (bbn/rvk)











































