Satpol PP Razia Anak Punk dan Gelandangan di Tambora Jakbar

Satpol PP Razia Anak Punk dan Gelandangan di Tambora Jakbar

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 14 Jul 2017 20:59 WIB
Satpol PP Razia Anak Punk dan Gelandangan di Tambora Jakbar
Anak punk kena razia Satpol PP. (ist)
Jakarta - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, melakukan razia penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS). Hasilnya, 15 orang yang terdiri dari anak punk, gelandangan, pengemis, hingga 'Pak Ogah' terjaring razia.

"Total ada 15 PMKS dan akan langsung dikirim ke Panti Sosial Kedoya. Razia dilakukan pada siang tadi," ucap Komandan Satpol PP Kecamatan Tambora Ivan Sigiro dalam keterangannya, Jumat (14/7/2017).

Razia tersebut adalah razia gabungan dengan Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Barat. PMKS yang terjaring terdiri dari gelandangan dan pengemis serta juru parkir liar atau 'Pak Ogah'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari 15 PMKS itu, terdiri dari 6 anak punk, 4 'Pak Ogah', dan 5 orang gepeng," kata Ivan.

Ivan menjelaskan operasi itu dilakukan di beberapa wilayah Tambora. PMKS tidak tersentral di satu lokasi.

"Jalan Pangeran Tubagus Angke, Jalan Perniagaan, dan Jalan Bandengan Selatan banyak PMKS, seperti anak punk dan 'Pak Ogah'," ujar Ivan.

"Sedangkan di Jalan Kaliber, Jalan KH Mansyur, dan Jalan Krendang Selatan terdapat beberapa pengemis yang diciduk aparat Satpol PP," tuturnya.

Masyarakat mulai resah karena ulah PMKS itu. Pihak kecamatan pun mendapat laporan dari gangguan tersebut.

"Ini banyak laporan dari masyarakat, sehingga langsung kita tindak lanjuti. Kebanyakan anak punk yang sering di angkot-angkot dan 'Pak Ogah' meminta-minta kepada masyarakat dengan cara memaksa," ucap Ivan. (aik/rvk)


Berita Terkait