1 Ton Sabu Terungkap, Buwas: Masih Ada Jaringan yang Belum Terungkap

1 Ton Sabu Terungkap, Buwas: Masih Ada Jaringan yang Belum Terungkap

Audrey Santoso - detikNews
Jumat, 14 Jul 2017 15:35 WIB
1 Ton Sabu Terungkap, Buwas: Masih Ada Jaringan yang Belum Terungkap
Kepala BNN Komjen Budi Waseso (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta - Tim gabungan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dan Polresta Depok mengungkap penyelundupan sabu sebanyak 1 ton di Pantai Anyer, Serang, Banten.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso mengatakan masih ada jaringan yang lebih besar lagi dan belum tertangkap.

"Yang jelas ini bagian dari 72 jaringan internasional. Ada (jaringan) yang lebih besar lagi. (Sabu) Itu mau disebarkan di Jawa memang," kata Budi Waseso usai Salat Jumat di komplek Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (14/7/2017).



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pria yang karib disapa Buwas itu, mengatakan sebelum pengungkapan penyelundupan sabu 1 ton kemarin, ada jaringan internasional melakukan pendistribusian sabu dengan jumlah yang lebih besar. Hanya saja, kegiatan distribusi itu lolos dari pantauan aparat.

"Ada (yang lebih besar dari 1 ton) dan yang kemaren, yang lolos lebih besar dari itu," ujar Buwas.



Pengungkapan penyelundupan sabu 1 ton itu terjadi pada Kamis (13/7) lalu. Salah satu penyelundup sabu, Lin Ming Hui tewas ditembak polisi.

Hingga saat ini polisi sudah mengamankan tiga tersangka yaitu Chen Wei Cyua, Liao Guan Yu dan salah satu tersangka yang sempat kabur Hsu Yung Li. Mereka menyelundupkan sabu 1 ton dari China ke Pantai Anyer dengan cara mengikatkan sabu dengan tali yang ditarik perahu karet bermesin. Di bibir pantai, mereka kemudian mengangkut sabu dengan dua unit mobil.

(aud/ams)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads