Kembali Disidang, Schapelle Corby Semakin Tertekan
Jumat, 06 Mei 2005 11:10 WIB
Jakarta - Persidangan kasus Schapelle Corby kembali digelar di Denpasar, Bali pada hari Jumat ini. Kasus yang menimpa perempuan Australia itu membuat terdakwa penyelundup narkoba tersebut menderita stress berat.Demikian diungkapkan seorang pengacara Corby, Lily Lubis. Dikatakannya, Corby semakin tertekan menghadapi tahap akhir persidangan kasusnya. Namun Lily berharap kliennya itu akan tetap kuat dan tidak melakukan hal yang bodoh."Dia orang yang kuat. Jadi saya harap dia tidak akan melakukan hal yang bodoh," ujar Lily seperti diberitakan Sydney Morning Herald, Jumat (6/5/2005).Persidangan kasus Corby hari ini untuk mendengarkan statemen final oleh para penuntut. Perempuan berusia 27 tahun itu tidak mau berkomentar apapun kepada wartawan yang menanyainya saat dikawal polisi menuju ruang sidang.Corby dituduh menyelundupkan ganja seberat 4,1 kilogram. Ganja tersebut ditemukan aparat di dalam tasnya sewaktu berada di bandar udara Ngurah Rai, Denpasar. Namun warga Australia itu bersikeras bahwa dirinya tidak bersalah. Ia mengatakan bahwa dirinya hanyalah korban dari sindikat narkoba Australia.
(ita/)











































