"Tentunya apa yang dilakukan, dipersiapkan oleh Menko Polhukam yang kemudian telah mendapatkan persetujuan oleh Presiden, ini semata-mata untuk kepentingan bangsa. Tidak ada untuk kepentingan politik jangka pendek pemerintah. Ini untuk kepentingan bangsa jangka panjang," kata Pramono Anung saat ditemui wartawan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/7/2017).
Pemerintah sambung Pramono menghormati kritik terkait Perppu Ormas. Pramono menyebut kritik atau masukan merupakan bagian dari penguatan atas kebijakan yang diambil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pramono mengatakan, dalam forum-forum internasional yang dihadiri Presiden Jokowi, Indonesia selalu dijadikan role model.
"Kalau kemudian di internal sendiri kita bisa saling trust, menurut saya ini menjadi hal yang harus kita selesaikan bersama-sama," ujarnya.
Dalam Perppu Ormas, ada tiga sanksi administratif terhadap ormas anti-Pancasila, yakni peringatan tertulis, penghentian kegiatan, dan pencabutan surat keterangan terdaftar atau pencabutan status badan hukum.
(jor/fdn)











































