Pentolan FKM/RMS Ditetapkan Jadi Tersangka

Pentolan FKM/RMS Ditetapkan Jadi Tersangka

- detikNews
Jumat, 06 Mei 2005 10:53 WIB
Ambon - Setelah mendekam sehari semalam di tahanan Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, pentolan Front Kedaulatan Maluku (FKM)/Republik Maluku Selatan (RMS) Semmy Waleuruny akhirnya ditetapkan jadi tersangka. Semmy tidak sendirian sebagai tersangka kasus makar ini. Kaki tangannya, Zack Sapulette, yang ditahan sejak dua pekan lalu juga menyandang status yang sama.Penetapan status baru Semmy ini dilakukan pukul 07.00 WIT, Jumat, (6/5/2005). Semmy terbukti melakukan makar setelah Polres Pulau Ambon menemukan SMS yang dikirimkan Semmy pada 13 April 2005 lalu kepada Zack Sapulette.Dalam SMS-nya, pimpinan yudikatif FKM/RMS itu menginstruksikan Zack mempersiapkan acara ultah RMS. Berikut ini adalah petikan SMS tersebut, 'Segera siapkan tiga tempat untuk dilakukan upacara hari ultah RMS tanggal 25 April di Desa Passo, Amahusu dan Latuhalat. Segera juga siapkan wartawan asing maupun lokal yang mendukung aktivitas kita. Ini rahasia dan jangan disampaikan kepada siapa-siapa kecuali orang-orang kita'.Pesan ini ditemukan pihak Polres ketika Zack Sapulette ditangkap dua minggu lalu. Saat itu Zack tengah merencanakan rapat peringatan ultah RMS di Komplek Skip Atas. Saat diinterogasi Zack mengaku menerima SMS dari Semmy untuk mempersiapkan segala keperluan yang berkaitan dengan peringatan ultah RMS.Semmy yang ditangkap saat turun dari pesawat Lion Air di Bandara Pattimura, Kamis, (5/5/2005), kemarin, menjalani pemeriksaan marathon hingga pagi ini di Polres Pulau ambon dan Pulau-pulau Lease.Kapolres AKBP Leonidas Braksan dikantornya, mengatakan, pemeriksaan marathon itu dilakukan sejak Semmy ditangkap. "Karena sejak awal tersangka memang sudah punya niat tidak baik," katanya.Sedangkan istri Semmy, Elsina Titaley yang juga salah satu staf pengajar di FISIP Universitas Pattimura, Ambon, kini masih dimintai keterangan. Elsina sendiri sekitar pukul 10.30 WIT sempat menjenguk Semmy ditahanan Polres.Terkait dengan SIM Card handphone Semmy yang rusak saat tarik menarik antara pihak polisi dan Semmy, Leonidas mengatakan, akan menyerahkannya kepada operator SIM Card tersebut, yakni Telkomsel. Kepolisian juga berharap bisa memperoleh print out data dari SIM Card telepon genggam Semmy. (umi/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads