Menurut Khofifah, pencairan tahap kedua sebesar Rp 500 ribu itu diharapkan bisa membantu keuangan masyarakat penerima KPH untuk memenuhi kebutuhan hidup, terutama keperluan sekolah. Itu mengingat beberapa hari ke depan pelajar sudah mulai bersekolah.
"Harapan saya bagi daerah yang belum mencairkan, saya mendorong agar secepatnya. Supaya ada kesempatan orang tua mengajak anak untuk memenuhi kebutuhan sekolah, seperti tas, seragam, sepatu, atau buku," ujar Khofifah seusai acara Penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai PKH di Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Kamis (13/7/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk memuluskan itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan para petinggi bank untuk membatu dalam proses pencairan. "Jadi diharapkan sebelum tanggal 16 ini semuanya sudah tersalurkan," ucapnya.
Dalam program PKH sendiri, setiap penerima manfaat akan mendapat dana tunai sebesar Rp 1.890.000. Jumlah tersebut akan diberikan dalam empat tahap, yakni Rp 500 ribu sebanyak tiga kali dan sisanya, Rp 390 ribu, dibagikan terakhir. Untuk Juli-Agustus, program PKH sudah memasuki pencairan tahap kedua.
Khusus di Kota Cirebon, jumlah PKH mencapai 6.984 keluarga penerima dengan total bantuan mencapai Rp 13.199.760.000. (bbn/rvk)











































