Menanggapi isu tersebut, Lukman mengaku belum tahu. Dia pun mengaku belum ada pembicaraan dengan Presiden Jokowi terkait masalah reshuffle.
"Saya nggak tahu," ucap Lukman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (13/7/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lukman enggan menjawab lebih lanjut soal isu reshuffle dengan alasan belum tahu pasti. Dia menyarankan isu ini ditanya langsung ke Presiden Jokowi.
"Begini, masalah reshuffle jangan tanya ke menterinya, tanya ke Pak Presiden. Beliau yang punya kewenangan," tegas dia.
Lukman tak berkenan menjawab lebih lanjut soal isu reshuffle dan memilih normatif saja. Dia menyatakan hanya ingin fokus bekerja.
"Saya mendapatkan amanah dari bapak Presiden untuk bekerja. Jadi ya itu yang saya lakukan," tutur Lukman.
Isu Lukman akan direshuffle berembus menyusul seringnya kedatangan imam besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar ke Istana Kepresidenan. Meski begitu, PPP selaku partai Lukman menyerahkan urusan perombakan kabinet ke Presiden Jokowi. PPP merasa selama ini tidak ada kesalahan yang dilakukan partainya sehingga kursi menteri jatah mereka harus ditarik.
Ketua DPP PPP kubu Romahurmuziy, Syaifullah Tamliha mengatakan hingga saat ini belum ada pembicaraan soal reshuffle kabinet. Menurutnya, kinerja Lukman sebagai Menag hingga saat ini selalu baik.
"Kinerjanya bagus dibanding menteri lain. Tidak tahu kalau ada kepentingan politik," tutur Tamliha. (gbr/elz)











































