DetikNews
2017/07/13 07:24:06 WIB

Berita Terpopuler

Pembacok Hermansyah Ditangkap, Perppu Ormas Terbit

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Halaman 1 dari 3
Pembacok Hermansyah Ditangkap, Perppu Ormas Terbit Pelaku pembacokan Hermansyah yang tertangkap (Foto: Mei Amelia/detikcom)
Jakarta - Seharian kemarin, Rabu (12/7/2017), beragam peristiwa terjadi dan menarik perhatian publik. Di antaranya ramai diperbincangkan.

detikcom merangkum sejumlah berita yang menjadi sorotan pada Rabu kemarin, ada sosok politikus muda Tsamara Amany yang dengan lantang mengkritik Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, kelanjutan kabar tentang driver Gojek yang menjadi korban order fiktif, hingga terbitnya Perppu Ormas. Ada pula tentang pembacok ahli IT Hermansyah yang akhirnya tertangkap.

Berikut rangkuman 5 berita terpopuler dalam sehari kemarin:

1. Tsamara Amany, Politikus Muda Penantang Fahri Hamzah

Pembacok Hermansyah Ditangkap, Perppu Ormas TerbitTsamara Amany (Foto: dok. Partai Solidaritas Indonesia)


Tsamara Amany tiba-tiba menjadi sorotan. Pasalnya, dia mengkritik seorang politikus kawakan, Fahri Hamzah, tentang hak angket KPK.

Tsamara yang merupakan politikus muda asal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu terang-terangan mengajak Fahri beradu argumen. Sayangnya, Tsamara merasa kurang puas dengan jawaban Fahri ketika pada akhirnya bertemu dalam salah satu acara di suatu stasiun televisi swasta.

"Saya ingin mengorek lebih dalam lagi sebenarnya," ujar Tsamara saat dihubungi detikcom, Rabu (12/7).

Menurut Tsamara, Fahri terlalu diplomatis. Selain itu, Tsamara juga memaklumi waktu acara yang terbatas sehingga dia kurang bisa mengeksplorasi adu argumen dengan Fahri.

Tsamara memang ingin mengajak Fahri debat meskipun tak ditanggapi. Hingga akhirnya mereka bertemu di salah satu acara.

"Saya sih sudah mengiyakan (soal debat), tapi cuma Pak Fahri Hamzah tidak menanggapi sampai saat ini. Waktu itu dia bilang, datang saja ke DPR. Saya mau menegaskan, ini bukan isu saya sendiri, ini isu masyarakat Indonesia," ujar Tsamara, Selasa (11/7).

Tsamara mengatakan enggan datang ke DPR untuk berbicara secara pribadi dengan Fahri Hamzah. Menurutnya, pembahasan hak angket KPK adalah kepentingan rakyat, sehingga perlu dilakukan secara terbuka.

"Ketika Pak Fahri Hamzah mengetuk palu angket disahkan, hak angket itu, yang terdampak bukan saya pribadi, tapi yang terdampak itu seluruh masyarakat Indonesia dan banyak sekali masyarakat Indonesia yang tidak mendukung itu," ucap Tsamara.

2. Jadi Korban Order Fiktif, Driver Gojek Ingin Pelaku Dipidana

Pembacok Hermansyah Ditangkap, Perppu Ormas TerbitFoto: Ilustrasi: Luthfy Syahban


Kisah tentang order fiktif layanan pesan antar makanan Gojek belum berujung. Driver Gojek yang jadi korban ingin pelaku diproses hukum.

Driver Gojek bernama Erik yang jadi korban menyebut perbuatan order fiktif menjadi musibah bagi para driver Gojek. "Pelaku harus sampai ngejeblos penjara biar masyarakat pengguna Gojek ini enggak bisa ngikutin cara si pelaku. Entar kalau ada abang galau ngikutin order ke siapa buat ngerjain iseng doang. Buat dia iseng buat kita (Gojek) musibah," kata Erik di basekamp Gojek di Taman Amir Hamsah, Jl Taman Matraman Timur, Pegangsaan, Jakarta Pusat.

Jika pelaku tidak mendapat hukuman, Erik khawatir tidak ada efek jera dan akan ada pelaku lain melakukan order fiktif.

"Mending belanjanya Rp 200 ribu kalau sebelumnya ada yang Rp 600 ribu bisa berantem Gojek sama bininya. Kalau saya pribadi berharap pelaku sampai kena hukum," ucapnya.

Erik menerima order yang dialamatkan ke Julianto Sudrajat di Bank Danamon Matraman, Jakarta Timur. Bukan Julianto pada Rabu (5/7) lalu yang ternyata fiktif. Order Go Food yang diterimanya berupa dua porsi Sate Khas Senayan dengan total pembelanjaan sebesar Rp 232.500.

Julianto menyebut nama Arti sebagai pelaku di balik order fiktif itu. Dafi, seorang petugas PPSU yang namanya juga dicatut pun menyebut nama yang sama. Namun, Arti membantah tuduhan itu.

Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed