Din Syamsuddin Minta Parpol Bentuk 'Koalisi Kebenaran'

Din Syamsuddin Minta Parpol Bentuk 'Koalisi Kebenaran'

Fitang Budhi Adhitia - detikNews
Kamis, 13 Jul 2017 01:31 WIB
Din Syamsuddin Minta Parpol Bentuk Koalisi Kebenaran
Foto: Grandyos Zafna/detikcom
Jakarta - Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsudin ingin partai-partai politik di Indonesia tak perlu lagi gontok-gontokan. Dia ingin seluruhnya membentuk 'koalisi kebenaran'.

"Walau berbeda, tapi kita tetap satu dalam arti saling tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan. Jangan bekerja sama dalam dosa pelanggaran dan lain-lain. Ta'awun bahasa Alquran ini bahasa kawan-kawan di partai politik koalisi, maka bentuklah koalisi kebenaran. Jadi koalisi yang harus dibangun boleh disebut merah putih, boleh disebut dengan nama-nama duniawi lainnya, tapi sejatinya adalah koalisi kebenaran. Kalau itu saya yakin Indonesia akan jaya," ucap Din di kantor DPP PAN, Senopati, Jakarta Selatan, Rabu (12/7/2017).

Din lalu menyinggung tentang nama-nama partai politik di Indonesia. Menurutnya, nama-nama itu beragam namun sangat bagus dan bernuansa Islami.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nama-nama partai-partai politik di Tanah Air ini sangat bagus dan sangat bernuansa Islami. Partai Amanat Nasional karena amanah itu Islam, kebangkitan bangsa juga, Gerindra apalagi, menekankan keindonesiaan kita, sohibul watan minal iman. Hanura hebat lagi, itu hati nurani ada hadisnya, cuma saya nggak tahu ketuanya tahu nggak hadisnya," ujar Din.

"PKS juga keadilan ajaran Islam. Golkar partai saya yang lama, jadi sejak tahun 2000 saya kembali ke Muhammadiyah kembali ke jalan yang benar, ha-ha-ha.... Partai Idaman bahkan menggunakan nama Islam, maka oleh karena itu kami berpesan kepada para ulama habaib niatkanlah keaktifan, pengabdian, perjuangan kepada ranah politik sebagai ibadah," Din menambahkan.

Dalam acara yang digagas tuan rumah Ketum PAN Zulkifli Hasan ini, hadir pula tokoh lain, yaitu Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum Hanura Oesman Sapta Odang, Ketum Gerindra Prabowo Subianto, serta Presiden PKS Sohibul Iman.

Di tempat yang sama, Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir juga menyebut situasi politik ke depan semakin baik. "Alhamdulillah situasinya saat ini saya lihat yang ke depan ini, mungkin saya salah, yang ke depan ini kelihatannya secara politik di mata saya yang saya lihat di pergerakan antara Islam dan kebangsaan seperti kembali ke zaman awal kemerdekaan," tuturnya. (dhn/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads