Diajak Amien Rais Gabung Koalisi Prabowo, Cak Imin: Masih Jauh

Diajak Amien Rais Gabung Koalisi Prabowo, Cak Imin: Masih Jauh

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Kamis, 13 Jul 2017 00:38 WIB
Diajak Amien Rais Gabung Koalisi Prabowo, Cak Imin: Masih Jauh
Cak Imin (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais mengajak Ketum PKB Muhaimin Iskandar berkoalisi dengan Prabowo Subianto. Apa tanggapan Cak Imin?

"Ya bagus, komunikasi membangun kebersamaan visi-misi," kata Cak Imin seusai acara halalbihalal PAN di kantor DPP PAN, Senopati, Jakarta Selatan, Rabu (12/7/2017).

Meski begitu, Cak Imin belum terpikir soal koalisi untuk Pemilu 2019. Bagaimanapun bentuk koalisinya, yang penting demi persatuan Indonesia, demikian menurutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu masih jauh, tapi kita terus mencari kecocokan semua agar Indonesia bisa bersatu bagus," ujarnya.

PKB saat ini merupakan partai pendukung pemerintahan Jokowi-JK. Meski hadir dalam acara halalbihalal PAN dan diajak ikut berkoalisi di luar pemerintahan, PKB mengaku masih kompak dengan partai pendukung pemerintah.

"Tentu dong, kita dukung kebijakan pemerintah," ucap Cak Imin.

Sebelumnya, di tempat yang sama, Amien menyebut sudah seharusnya PKB duduk bersama dengan koalisi Prabowo Subianto dan umat Islam Indonesia.

"Kalau NU-Muhammadiyah rukun, itu sudah amat sangat seharusnya. Ini dua gajah ini kalau bersatu, ditambah Pak Prabowo dan kawan-kawan, sudahlah. Tidak ada gunung yang tidak bisa kita daki, tidak ada jurang yang tidak bisa kita turuni," ucap Amien.

"Hati-hati Cak Imin, ini kita sudah waktunya untuk duduk bersama. Jadi umat Islam Indonesia itu sekarang mulai duduk bersama. Kalau soal politik nanti kan ada transaksi. Itulah politik," kata mantan Ketua MPR ini.

Amien kemudian menyinggung soal Koalisi Merah Putih (KMP), koalisi pendukung Prabowo-Hatta di Pilpres 2014, yang beranggotakan Gerindra, PAN, Golkar, dan PKS. Belakangan, PAN dan Golkar menyatakan dukungan kepada pemerintahan Jokowi.

"Memang negeri ini harus dipikul oleh umat Islam Indonesia dengan Prabowo dan kawan-kawan. Artinya, kaum nasionalis tapi yang juga jangan kufur," ujar Amien.

"Itu kita mulai khusyuk, mulai sering duduk sama Cak Imin," tuturnya. (imk/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads