Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus menuturkan, pada bulan Mei 2017, Agus bersama rekannya yakni Kodar (26) dan AAS (25) telah berhasil merakit bom seberat 1,5 kg. Bom itu sudah sempat diletakkan di dekat rumah makan yang beralamat di Jalan Astana Anyar, Kota Bandung.
"Dia sudah memasang bom seberat satu setengah kilo itu, tapi alhamdulilah bom nggak meledak. Kalau meledak itu bisa setara dengan menghancurkan sebuah gedung," ucap Yusri usai penggeledahan di kediaman terduga teroris AAS di Komplek Cibolerang Blok C49 RT 04 RW 04 Kelurahan Margahayu Utara, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/7/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Yusri, 3 hari sebelum ledakan yang terjadi di kontrakan Agus di Jalan Kubang Bereum, Buahbatu pada Sabtu (8/7) lalu, kelompok ini juga sudah berhasil membuat bom berukuran 90 miligram.
"Bom itu juga gagal meledak hanya mengeluarkan asap dan bom dibuang di sungai depan kontrakannya. Setelah itu, membuat bom lagi 60 mili (gram) dan meledak di kontrakannya," tutur Yusri. (dhn/dhn)











































