Hadiah kehormatan itu diberikan secara langsung oleh Bupati Sumba Barat Daya Markus D Tallo. Kuda dan parang merupakan lambang dukungan masyarakat Sumba kepada Jokowi untuk memimpin Indonesia.
"Kami memberikan hadiah kuda dan parang kepada Presiden sebagai lambang ksatria dan kami juga meminta Presiden RI menjadi Rato (sesepuh Sumba)," ujar Markus di lapangan Galu Tama Sumba Barat Daya, Rabu (12/7/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi di Sumba Barat Daya. (Petrus Ola Keda/detikcom) |
Markus menjelaskan, hadiah kuda yang diberikan kepada Jokowi merupakan lambang ksatria bagi pria Sumba. Sementara parang adalah tanda kemenangan dalam perang bagi pria Sumba.
"Dengan lambang ksatria dari kuda dan parang, Presiden tetap semangat dalam memimpin bangsa Indonesia dan terus bekerja dan memperhatikan masyarakat yang membutuhkan perubahan," katanya.
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana dalam kunjungannya ke NTT. (Petrus Ola Keda/detikcom) |
Jokowi menyambut dengan baik pemberian hadiah tersebut. Ia langsung menunggangi kuda yang dihadiahkan kepadanya. Di Sumba, Jokowi akan menghadiri puncak kegiatan Parade 1.001 Kuda Sandelwood dan Festival Tenun Ikat Sumba. (nkn/idh)












































Jokowi di Sumba Barat Daya. (Petrus Ola Keda/detikcom)
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana dalam kunjungannya ke NTT. (Petrus Ola Keda/detikcom)