Peta Pilgub Jabar Makin Panas, PKS Tunggu Momentum Terbaik

Peta Pilgub Jabar Makin Panas, PKS Tunggu Momentum Terbaik

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Rabu, 12 Jul 2017 14:22 WIB
Peta Pilgub Jabar Makin Panas, PKS Tunggu Momentum Terbaik
Foto: Mochamad Solehudin
Jakarta -

Peta politik jelang Pilgub Jabar semakin panas. Makin banyak kandidat cagub dan cawagub bermunculan, namun PKS sampai kini masih belum mengambil keputusan.

"Prinsip pertama keterlibatan PKS dalam Pilgub Jabar ialah kami ingin kembali menang dan melanjutkan kepemimpinan dan pembangunan di Jawa Barat. Kami memang tidak terburu-buru mengajukan calon karena memang ingin memajukan kader dan kandidat yang terbaik untuk Jawa Barat," kata Ketua DPP PKS Haris Yuliana kepada wartawan, Selasa (12/7/2017).

PKS tak ingin terlalu cepat memunculkan kandidat. Dikhawatirkan nasibnya seperti beberapa kandidat, yang malah sekarang mengalami penurunan kesukaan publik.

"Jangan sampai nanti cepat tumbuh cepat layu. Jika baru mau maju Pilgub saja sudah ditolak apa bisa nanti memimpin dengan baik?⁠⁠⁠⁠ Jadi timing harus tepat," kata Ketua Pemenangan Wilayah PKS Jabar ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

DPW PKS Jawa Barat sebenarnya telah mewacanakan sejumlah kandidat yang akan diusung di Pilgub Jabar 2018 mendatang. Antara lain Ahmad Syaikhu dan Netty Prasetyani Heryawan. Belakangan muncul juga isu santer Presiden PKS Sohibul Iman juga menguat di bursa cagub Jabar dari PKS, namun sampai kini belum ada keputusan resmi partai yang hampir pasti akan koalisi dengan Gerindar di Pilgub Jabar ini.

"Pada intinya di PKS itu jabatan adalah amanah dan penugasan. Jika dipercaya dan ditugasi Insyaallah siapa saja orangnya termasuk saya pasti siap bekerja. Prinsip kedua, orang yang PKS dukung ialah figur keumatan dan mampu bekerjasama dengan semua pihak. Keumatan dan inklusif adalah syarat penting untuk berhasil membangun. Bukan hanya menang, calon pemimpin harus bisa diterima oleh banyak pihak," pungkasnya.

(van/erd)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini