Peta politik jelang Pilgub Jabar semakin panas. Makin banyak kandidat cagub dan cawagub bermunculan, namun PKS sampai kini masih belum mengambil keputusan.
"Prinsip pertama keterlibatan PKS dalam Pilgub Jabar ialah kami ingin kembali menang dan melanjutkan kepemimpinan dan pembangunan di Jawa Barat. Kami memang tidak terburu-buru mengajukan calon karena memang ingin memajukan kader dan kandidat yang terbaik untuk Jawa Barat," kata Ketua DPP PKS Haris Yuliana kepada wartawan, Selasa (12/7/2017).
PKS tak ingin terlalu cepat memunculkan kandidat. Dikhawatirkan nasibnya seperti beberapa kandidat, yang malah sekarang mengalami penurunan kesukaan publik.
"Jangan sampai nanti cepat tumbuh cepat layu. Jika baru mau maju Pilgub saja sudah ditolak apa bisa nanti memimpin dengan baik? Jadi timing harus tepat," kata Ketua Pemenangan Wilayah PKS Jabar ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada intinya di PKS itu jabatan adalah amanah dan penugasan. Jika dipercaya dan ditugasi Insyaallah siapa saja orangnya termasuk saya pasti siap bekerja. Prinsip kedua, orang yang PKS dukung ialah figur keumatan dan mampu bekerjasama dengan semua pihak. Keumatan dan inklusif adalah syarat penting untuk berhasil membangun. Bukan hanya menang, calon pemimpin harus bisa diterima oleh banyak pihak," pungkasnya. (van/erd)










































