Industri Peracikan Ekstasi di Pekanbaru Digerebek Polisi

Industri Peracikan Ekstasi di Pekanbaru Digerebek Polisi

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Rabu, 12 Jul 2017 12:59 WIB
Industri Peracikan Ekstasi di Pekanbaru Digerebek Polisi
Barang bukti yang diamankan polisi (Foto: Dok Polresta Pekanbaru)
Pekanbaru - Polresta Pekanbaru menggerebek home industry peracikan narkoba jenis ekstasi milik tersangka Indrianto (46). Tersangka mengaku membuat ekstasi belajar dari internet.

"Tim Polresta Pekanbaru telah mengamankan tersangka dan sejumlah barang bukti. Ini merupakan home industry narkoba jenis ekstasi yang diracik sendiri. Tersangka mengaku belajar dari internet," kata Ipda Dodi Vivino saat dihubungi detikcom, Rabu (12/7/2017).

Penggerebekan dilakukan Selasa (11/7) di rumah tersangka Jl Arjuna Kel Labu Baru Timur, Kec Payung Sekaki, Pekanbaru. Di rumah tersebut, tim menemukan 36 butir diduga pil ekstasi yang siap cetak. Selain itu ditemukan alat pres untuk cetak ekstasi serta serbuk tepung tapioka. Ada juga alat timbangan digital dan zat pewarna.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada juga alkohol 70 persen yang dibelinya dari apotek. Ada lagi serbuk sabu. Dia meraciknya sendiri untuk dipasarkan di Pekanbaru. Dia mengaku baru tiga bulan ini membuat ekstasi," kata Dodi.

Tim Sat Narkoba Polresta Pekanbaru saat ini masih mendalami kasus pembuatan pil ekstasi tersebut. Untuk memproduksi pil 'setan', tersangka menggunakan narkoba jenis sabu.

"Ini yang masih kita dalami untuk mengembangkan lebih lanjut dari mana tersangka mendapatkan narkoba jenis sabu tersebut," kata Dodi.

Industri Peracikan Ekstasi di Pekanbaru Digerebek PolisiFoto: Dok Polresta Pekanbaru

Pihak kepolisian tidak langsung percaya atas keterangan tersangka Indrianto yang mengaku baru tiga bulan. Kuat dugaan, kata Dodi, sudah lebih dari setahun tersangka melakoni bisnis narkoba.

"Tersangka bisa menjual setiap butirnya sekitar Rp300 ribu. Dia memasarkan ke sejumlah tempat hiburan di Pekanbaru," tutup Dodi. (cha/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads