Diminta Tak Ikut Pilgub Jatim, Khofifah: Mungkin Mas Imin Khilaf

Diminta Tak Ikut Pilgub Jatim, Khofifah: Mungkin Mas Imin Khilaf

Ray Jordan - detikNews
Selasa, 11 Jul 2017 19:37 WIB
Diminta Tak Ikut Pilgub Jatim, Khofifah: Mungkin Mas Imin Khilaf
Mensos Khofifah Indar Parawansa (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) meminta kader NU Khofifah Indar Parawansa tak maju dalam Pilgub Jatim dan tetap berkonsentrasi dengan jabatannya sebagai Menteri Sosial. Apa tanggapan Khofifah?

Saat ditanyai, Khofifah tersenyum. Dia pun menilai Muhaimin khilaf atas pernyataannya itu.

"Oalah... mungkin Mas Imin khilaf. Karena kalau PKB, orang muda komitmen untuk mengusung demokrasi itu kuat. Saya rasa Mas Imin pasti memahami regulasi dari konstitusi kita. Mas Imin pasti memahami regulasi-regulasi konstitusi kita. UU kita," kata Khofifah saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (11/7/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Khofifah pun menduga pernyataan pria yang akrab disapa Cak Imin itu terkait dengan pelaksanaan Pilpres 2019.

"Kalau pernyataan itu betul, dia sempat khilaf. Tapi mungkin juga Mas Imin mau siap-siap berproses di 2019. Kalau itu nggak usah galau, nggak usah risau, 2019 masih jauh. Jadi ya wajarlah mau siap-siap ancang-ancang," ujarnya.

Saat ditanya soal maksud pernyataannya terkait dengan Pilpres 2019, Khofifah menjelaskan hal itu karena Jawa Timur merupakan basis PKB terbesar se-Indonesia.

"Tahun 2019 basis PKB terbesar kan Jawa timur. Kalau mau running, nggak tahulah. Mau apa gitu di 2019, basisnya kan ditata semua," katanya.

Lantas, sebenarnya Khofifah serius ingin maju atau tidak di Pilgub Jatim? Atau memang sengaja bikin 'panas-dingin' Cak Imin?

"Cak Imin saya rasa mengenal saya dan saya mengenal beliau. Saya berkawan cukup lama. Saya hormat kepada beliau," tuturnya.

"Saya nggak ngerti kenapa Mas Imin statement begitu. Jadi ntar deh," katanya. (jor/bag)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads