DetikNews
Selasa 11 Juli 2017, 18:19 WIB

Pengacara Hary Tanoe bakal Hadirkan Ahli Pidana di Sidang Ahok

Yulida Medistiara - detikNews
Pengacara Hary Tanoe bakal Hadirkan Ahli Pidana di Sidang Ahok Hary Tanoe (Ari Saputra/detikcom)
FOKUS BERITA: Hary Tanoe Tersangka
Jakarta - Pengacara Hary Tanoesoedibjo akan menghadirkan enam orang ahli untuk sidang lanjutan praperadilan kasus dugaan SMS ancaman, besok Rabu (12/7). Salah satu saksi ahli yang dihadirkan adalah ahli pidana yang pernah bersaksi di sidang Ahok, Abdul Chair Ramadhan.

"Besok itu ada Bapak Abdul Chair Ramadan, ahli pidana Unkris. Ibu Lely Adriane ahli komunikasi dari Universitas Bengkulu, ahli bahasa dr Syahrial dari UI. Besok kita ajukan, kita prioritaskan," kata pengacara Hary Tanoe, Munathsir Mustaman, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Selasa (11/7/2017).

Dia membenarkan Abdul Chair Ramadhan merupakan saksi ahli pidana yang pernah bersaksi di sidang Ahok. "Iya, benar," kata Munathsir.

Kehadiran ahli pidana ini dimaksudkan untuk menelaah Pasal 29 UU ITE yang disangkakan kepada Hary Tanoe. Selain ahli pidana, pihak Hary Tanoe akan menghadirkan ahli bahasa, ITE, komunikasi, hingga Dewan Pers.

Kehadiran ahli ITE, sambung Munathsir, diharapkan dapat menerangkan kasus ini dari sisi hukum siber. Sedangkan ahli komunikasi akan menjelaskan ada-tidaknya unsur ancaman dalam SMS tersebut.

Sementara itu, ahli dari Dewan Pers yang akan dihadirkan besok untuk menjelaskan ada-tidaknya unsur intervensi di pemberitaan media massa ketika menulis berita terkait kasus SMS ancaman yang diduga mengancam jaksa Yulianto.

"Kalau saksi ahli Dewan Pers, kami tujuannya karena seperti yang pernah diungkapkan oleh Yulianto bahwa dia merasa terancam karena maraknya pemberitaan terkait kasus SMS ini. Kemarin banyak di media. Karena itu, dia merasa terancam. Kami mau membuktikan bahwa media itu tetap independen karena ada kode etik segala macam yang diatur sehingga tidak ada yang bisa mengintervensi media massa dalam pemberitaan," kata Munathsir.

Agenda sidang lanjutan praperadilan kasus dugaan SMS ancaman pada Rabu (12/7) akan memeriksa bukti permulaan dari Polri. Sidang akan dilanjutkan memeriksa saksi ahli.
(yld/fdn)
FOKUS BERITA: Hary Tanoe Tersangka
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed