Menurut Ketua Korwil Jatim DPP Golkar Yahya Zaini, ada permintaan dari beberapa kader partai tersebut untuk memajukan Khofifah di Pilgub Jatim. Selain Khofifah, nama Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sedang dipertimbangkan secara serius oleh Golkar.
"Ada dua kandidat yang disebut-sebut yang memungkinkan untuk dicalonkan, yaitu Gus Ipul dan Khofifah," ujar Yahya saat dihubungi, Selasa (11/7/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada kalangan dari internal yang ingin Golkar mengusung Khofifah. Khofifah juga kan punya massa sendiri, apalagi dia merupakan Ketum Muslimat NU. Itu jadi poin lebih," papar Yahya.
Sementara itu, terkait adanya permintaan dari Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) agar Khofifah tak maju dalam Pilgub Jatim, Yahya menyebut hal tersebut adalah imbauan, bukan larangan, kepada Khofifah.
"Itu kan imbauan, ha-ha-ha.... Cak Imin kan cuma mengimbau, bukan melarang sebagai tokoh NU," tutupnya.
Sebelumnya, Cak Imin mengatakan sudah banyak partai politik yang ingin bergabung dengan PKB untuk mendukung Saifullah Yusuf di Pilgub Jatim 2018. Saat ini PKB sedang merangkul partai-partai tersebut dengan memberikan tawaran menduduki posisi calon wakil gubernur.
"Kita sedang merangkul partai-partai dan memberikan bargaining position dalam wakil gubernur. Kita serahkan ke partai-partai kalau yang mau isi ke posisi wakil gubernur. Banyak (partai yang mau bergabung), ada PDIP, ada Hanura, banyaklah," kata Muhaimin di sela acara halalbihalal di kediamannya, Jalan Warung Sila, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (8/7/2017). (bis/imk)











































