"Ini ada namanya Majelis Zikir Khobbul Wathan, ini kiai-kiai. Ketua pelaksananya ini Kiai Mustafa Agil. Khubbul Wathan ini artinya cinta tanah air, itu melakukan kegiatan-kegiatan istigasah, mengumpulkan para ulama, pejabat, kelompok Islam, nasionalis, TNI, Polri. Jadi kita melakukan upaya penyatuan seluruh elemen bangsa," kata Ma'ruf Amin di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (11/7/2017).
Kegiatan tersebut, kata Ma'ruf Amin, juga akan diisi dengan dialog kebangsaan. Acara itu akan dilaksanakan di Hotel Borobudur, Jakarta, pada 13 Juli mendatang. Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri akan menjadi salah satu pembicara dalam kegiatan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ma'ruf Amin mengatakan tujuan penyelenggaraan acara tersebut adalah menyatukan umat, terutama terkait dengan pandangan falsafah bangsa Pancasila.
"Kan ada pandangan Islam yang menyatakan Pancasila itu thogut, Pancasila dari perspektif Islam seperti apa, nanti kita utuhkan itu, untuk menghindarkan atau menangkal isu-isu negatif yang seperti Pancasila thogut, pemerintahan thogut, kelompok Islam tertentu itu. Ini kan merusak tatanan, kelompok radikal, kelompok intoleran itu bisa menjadi batu sandungan," katanya.
Ma'ruf juga menambahkan, 500 kiai se-Indonesia akan hadir dalam acara ini.
Sementara itu, ketua pelaksana istigasah tersebut, KH Mustafa Agil, mengatakan kegiatan ini bertujuan agar kegiatan kebangsaan ini dimulai dengan zikir. "Kalau sudah tidak ada zikir, ini sudah lepas dari kepentingan apa pun. Insyaallah mencapai apa yang diharapkan demi keutuhan bangsa," katanya. (jor/dhn)











































