Berencana ke Hong Kong soal MRT, DPRD DKI: Untuk Tentukan Subsidi

Berencana ke Hong Kong soal MRT, DPRD DKI: Untuk Tentukan Subsidi

Dewi Irmasari - detikNews
Selasa, 11 Jul 2017 15:39 WIB
Berencana ke Hong Kong soal MRT, DPRD DKI: Untuk Tentukan Subsidi
Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Anggota DPRD DKI Jakarta ingin pergi ke Hong Kong untuk mengkaji dan melihat pengoperasian MRT di negara tersebut. Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik mengatakan rencana kepergian itu untuk mengkaji harga sebagai bahan pertimbangan untuk subsidi yang akan diterapkan di Jakarta.

"Kita perlu kajinya dari mana? Eh, kita mau kasih subsidi tiket berapa, nih? Business plan-nya mesti kasih dulu ke kita. Sampai sekarang belum," kata Taufik kepada wartawan di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih Nomor 18, Jakarta Pusat, Selasa (11/7/2017).

"Karena DKI itu harus memikirkan tiga besar subsidi tahun 2018, MRT, LRT, busway. Besar itu. Kalau kita nggak subsidi, nggak ada yang naik, mahal nanti," sambung Taufik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Taufik mengatakan DPRD juga ingin melihat operasi MRT di Hong Kong. Perihal siapa saja yang akan berangkat ke Hong Kong, Taufik tak membeberkannya.

"Ya nanti komisi yang bersangkutan," tuturnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi mengatakan tidak tertutup kemungkinan melakukan kunjungan ke Hong Kong. Pasalnya, mereka harus mempelajari betul karena ini merupakan proyek yang besar.

"Ya, kalau memang perlu kita lihat, kenapa tidak, gitu lo. Ini kan masalah bukan proyek kecil, ini proyek besar," kata Prasetyo, ketika meninjau proyek MRT di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (10/7)

Dalam MRT fase 1 ini, proses pembangunan sudah mencapai 74,48 persen. Rencananya, proyek ini akan beroperasi pada 1 Maret 2019 dan diperkirakan dapat menarik penumpang hingga 173 ribu orang per hari. (irm/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini