"Kita perlu kajinya dari mana? Eh, kita mau kasih subsidi tiket berapa, nih? Business plan-nya mesti kasih dulu ke kita. Sampai sekarang belum," kata Taufik kepada wartawan di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih Nomor 18, Jakarta Pusat, Selasa (11/7/2017).
"Karena DKI itu harus memikirkan tiga besar subsidi tahun 2018, MRT, LRT, busway. Besar itu. Kalau kita nggak subsidi, nggak ada yang naik, mahal nanti," sambung Taufik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya nanti komisi yang bersangkutan," tuturnya.
Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi mengatakan tidak tertutup kemungkinan melakukan kunjungan ke Hong Kong. Pasalnya, mereka harus mempelajari betul karena ini merupakan proyek yang besar.
"Ya, kalau memang perlu kita lihat, kenapa tidak, gitu lo. Ini kan masalah bukan proyek kecil, ini proyek besar," kata Prasetyo, ketika meninjau proyek MRT di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (10/7)
Dalam MRT fase 1 ini, proses pembangunan sudah mencapai 74,48 persen. Rencananya, proyek ini akan beroperasi pada 1 Maret 2019 dan diperkirakan dapat menarik penumpang hingga 173 ribu orang per hari. (irm/dhn)










































