"Tidak, itu tidak betul yang menyerang ke RS itu, itu hoax itu, itu tidak benar," tegas Kadispen AD Brigjen Alfret Denny Tuejeh saat dihubungi via telepon, Selasa (11/7/2017)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini justru karena ada banyaknya informasi, contohnya seperti berita hoax itu, ada yang coba menyerang dan lain sebagainya. Sehingga pihak RS memang meningkatkan keamanan yang agak khususlah, pengamanannya khusus ke yang bersangkutan si Hermansyah itu," kata Alfret.
RSPAD merupakan rumah sakit milik TNI AD. Meski marak isu liar tentang Hermansyah, Alfret mengatakan hingga saat ini belum menerima permintaan dari pihak keluarga untuk memperketat pengamanan. Namun Alfret menegaskan pihaknya tetap memberikan pengamanan.
"Belum ada permintaan keluarga itu, pihak Rumah Sakit pun melakukan pengamanan," ujarnya.
Alfret pun meminta masyarakat tenang dan mempercayakan perawatan Hermansyah di RSPAD. Alfret memastikan pihaknya memberikan pelayanan pengobatan dan keamanan secara maksimal.
"Percayalah, biar RS yang memberikan pelayanan pengobatan dan keamanan yang lebih baik," tuturnya. (ams/fjp)











































