"Bagus, kalau Dewan DPRD ke Hong Kong, itu saya pikir bagus juga. Supaya dia bisa mengetahui kan operator MRT kan PT MRT. Dan kita mengambil sistem di Hong Kong, terutama di dalam pengelolaan POD (public oriented development)-nya," kata Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (11/7/2017).
Djarot mendorong agar anggota DPRD mempelajari seluk-beluk MRT. Dia berharap nantinya anggota DPRD tersebut memiliki pemahaman mengenai MRT dan dapat berperan aktif mengawasi proyek tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ikut mengontrol, ikut mengawasi, pelaksanaan dan pembangunan MRT yang dilaksanakan tahun depan," sambungnya.
Djarot saat ini telah menginstruksikan kepada operator MRT untuk secepatnya mempersiapkan diri dalam pembangunan proyek tersebut. Pihaknya menekankan agar pada perekrutan pekerja dilakukan dengan sebaik mungkin.
"Karena akan dioperasikan tahun depan secepatnya dan saat ini sudah saya perintahkan MRT untuk membangun sistemnya. Untuk merekrut SDM-nya, sebagai operator, sedangkan pemerintah fungsinya sebagai regulator," pungkasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik mengatakan kunjungan ke Hong Kong ini untuk melihat segi tarif MRT. Permintaan tersebut disampaikan di depan Direktur Keuangan PT MRT Jakarta Tuhiyat.
"TOD (transit oriented development)-nya di Hong Kong. Kita bisa lihat nggak ke Hong Kong, nanti dihitung-hitung di situ, dari segi tarif kemahalan atau tidak. Sayang kalau nanti nggak ada yang naik," kata M Taufik di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (10/7).
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi mengatakan tidak tertutup kemungkinan melakukan kunjungan ke Hong Kong. Pasalnya, mereka harus mempelajari betul karena ini merupakan proyek yang besar.
"Ya, kalau memang perlu kita lihat, kenapa tidak, gitu lo? Ini kan masalah bukan proyek kecil, ini proyek besar," kata Prasetyo, yang ikut dalam kunjungan.
Dalam MRT fase 1 ini, proses pembangunan sudah mencapai 74,48 persen. Rencananya, proyek ini akan beroperasi pada 1 Maret 2019 dan diperkirakan dapat menarik penumpang hingga 173 ribu orang per hari. (fdu/dhn)











































