"Nggak ada (kejanggalan) karena waktu itu kan kita sebagai pimpinan Banggar, ya, hanya melakukan konsolidasi atas anggaran-anggaran yang ada kemudian menanyakan pihak pemerintah, dalam hal ini Kemendagri dan Kemenkeu apakah ada masalah, mereka jawab nggak ada. Komisi II juga saya tanyai nggak ada masalah," tutur Tamsil di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (11/7/2017).
Walau di Banggar tidak ada masalah, menurut Wakil Ketua Komisi VII ini, ia tidak tahu pasti bagaimana pembahasan di Komisi II.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal bagi-bagi duit kepada pimpinan Banggar, ia menyatakan ketidaktahuannya. Ia juga tidak mengenal, bahkan mendengar, nama Andi Agustinus alias Andi Narogong, yang disebut sebagai otak aliran duit haram e-KTP.
"Nggak kenal, baru dengar sekarang (nama Andi Narogong). Dirjennya (Irman) juga nggak kenal," cetus Tamsil.
Dalam pemeriksaan hari ini, KPK memanggil ulang dua anggota DPR yang pekan lalu tidak hadir untuk disidik dalam kasus e-KTP. Ketua Pansus Hak Angket Agun Gunandjar telah masuk gedung KPK untuk diperiksa KPK. (nif/rvk)










































