Denhanud Paskhas TNI AU akan Uji Coba Rudal Chiron di Bulukumba

Denhanud Paskhas TNI AU akan Uji Coba Rudal Chiron di Bulukumba

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Senin, 10 Jul 2017 19:30 WIB
Denhanud Paskhas TNI AU akan Uji Coba Rudal Chiron di Bulukumba
Ilustrasi Paskhas TNI AU (Baban Gandapurnama/detikcom)
Makassar - Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) 472 Pasukan Khas TNI Angkatan Udara akan melakukan uji coba peluncuran rudal Chiron dan meriam sistem penangkis serangan udara Oerlikon Skyshield. Uji coba akan dilakukan di pangkalan pendaratan ikan (PPI) Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, pada Rabu (12/7/2017).

Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Lanud Sultan Hasanuddin Mayor Agus Salim, yang dihubungi detikcom, Senin (10/7), menyebutkan saat ini anggota Denhanud 472 yang bertugas dalam latihan tempur dan peluncuran rudal anti-pesawat jarak dekat tersebut telah berada di Bulukumba untuk mempersiapkan peluncuran.

"Rencananya, sejumlah perwira tinggi dari Mabes TNI AU akan hadir dalam kegiatan ini," ujar Agus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait dengan uji coba alutsista terbaru TNI AU buatan Korea Selatan ini, Makassar Air Traffic Service Center, kantor cabang Airnav Indonesia di Makassar, telah mengumumkan Notam (Notice to Airman) pada seluruh operator penerbangan terkait dengan adanya latihan peluncuran rudal oleh Denhanud 472 dengan radius 30 kilometer dan jarak luncur sekitar 33.000 kaki dari atas permukaan laut di wilayah Bulukumba.

GM MATSC Novy Pantaryanto dalam rilisnya menyebutkan pihaknya telah mempublikasikan Notam yang berisi informasi perubahan dari fasilitas penerbangan, pelayanan, prosedur, dan potensi bahaya yang harus diketahui operator penerbangan berdasarkan pengajuan data mentah terkait dengan pelayanan lalu lintas udara di wilayah Airnav Makassar oleh pihak TNI AU.

"Penerbangan yang dialihkan pesawat Wings Air rute domestik Makassar-Selayar, pesawat Susi Air rute domestik Selayar-Kendari, dan pesawat Silk Air rute internasional Singapura-Dili. Seluruh pesawat diimbau agar tidak melintas di koordinat yang dimaksud dengan jarak radius 30 kilometer," kata Novy. (mna/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads