"Tanyain ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) aja sama Bapedda, karena kita kan merumuskan itu secara rasional," kata Djarot di Gedung Sate, Jl Diponegoro, Bandung, Senin (10/7/2017).
Saat ditanya soal keinginan Sandi agar APBD 2018 dicanangkan sebesar Rp 120 triliun, Djarot pun tertawa kecil. Ia menyebut jumlah dana yang dicanangkan dalam APBD 2018 sudah disesuaikan dengan potensi pendapatan dan belanja DKI Jakarta.
Tak ambil pusing, Djarot pun kembali menegaskan bahwa nominal Rp 70 triliun itu telah dipikirkan dengan rasional.
"Ya rasionallah sesuai dengan potensi kita sehingga benar-benar yang sudah kita rencanakan itu sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh DKI," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, saat ini Wagub DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno sedang fokus menyiapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018. Salah satunya tentang pencanangan APBD 2018, yang nominalnya sekitar Rp 70 triliun.
"Kita tidak ingin RPJMD itu jauh melenceng daripada yang kita lihat sekarang. Tahun 2018 mestinya dicanangkan Rp 120 triliun, tapi ternyata hanya Rp 70an triliun. Kita ingin RPJMD ke depan lebih realistis dan mencerminkan keadaan ekonomi yang sekarang," kata Sandiaga, Minggu (9/7). (nth/erd)











































