"Saya sudah ikhlas, saya sudah ikhlas sama anak saya, kalau belum ketemu saya belum ikhlas, saya sekarang sudah ketemu sudah ketembak saya ikhlas. Saya ucapkan terimakasih kepada jajaran kepolisian Kapolda, Kapolres Tangerang, tim gabungan semua. Sekali lagi saya ucapkan terimakasih pak yang sebesar-besarnya," ujar ibu kandung Italia, Sugiharti dengan haru di kediamannya di perumahan Bugel Indah, Karawaci, Tangerang, Senin (10/7/2017).
Sugiharti berharap satu pelaku yang belum tertangkap dapat ditangkap hidup-hidup. Dia ingin mengetahui apa alasan pelaku menjadikan rumahnya sasaran perampokan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya harap yang satunya ditangkap hidup-hidup, jadi saya bisa tahu kenapa rumah ini yang dijadikan sasaran, kenapa rumah ini. Tapi kalau tidak bisa yasudah," tambahnya.
Sementara itu ayah kandung Italia, Ferry Chandra Kirana menganggap keberhasilan polisi menembak pelaku sebagai kado ulang tahun Bhayangkara ke 71. Dia mengucapkan terimakasih kepada polisi yang telah bekerja keras tanpa mengenal waktu.
"Kami mengucapkan terimakasih, ini sebagai hadiah terbesar di hari ulang tahun Bhayangkara polisi, di hari ulang tahunnya mendapat hadiah prestasi yang begitu besar dalam pengintaian, setelah sebulan pengintaian, saya tau mereka kerja berat sekali, siang malam, tak kenal lelah, dan tak kenal lebaran," ucapnya.
Ferry berharap polisi tetap semangat mengejar pelaku yang belum tertangkap. "Mungkin itu yang bisa saya ucapkan kepada jajaran kepolisian, saya harap mereka tetap semangat untuk mencapai prestasi yang paling tinggi dalam pengabdiannya," pungkasnya.
(nvl/rvk)











































