Soal Order Fiktif Go Food, Polri: Masih Didalami

Soal Order Fiktif Go Food, Polri: Masih Didalami

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Senin, 10 Jul 2017 12:45 WIB
Soal Order Fiktif Go Food, Polri: Masih Didalami
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto (Foto: Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta - Polisi belum mengetahui siapa pelaku pemesanan fiktif ojek online lewat layanan Go Food. Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto, menyebut kasus itu masih dalam tahap penyelidikan.

"Ya itu masih didalami dan diselidiki," kata Setyo di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (10/7/2017).

Sebelumnya Polres Jakarta Timur menyebut telah mendapatkan informasi tentang orang yang diduga pelaku secara manual. Hanya saja orang tersebut tidak mengaku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebenarnya sudah ketemu semua sebenarnya orang-orangnya tapi nggak ngaku kalau pesan. Itu perlu kita dalami. Nanti pembuktian itu kan yang membuktikan orang itu ngaku apa bohong, jujur atau nggak gitu lo," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo.

Sebelumnya, Juiianto Sudrajat seorang pegawai sebuah bank swasta di Matraman mendapatkan teror orderan fiktif Go Food dan Go Box yang dialamatkan kepadanya. Orderan tersebut terbilang sangat banyak. Julianto menyebut orderan itu dilakukan oleh orang yang dikenalnya di sosial media.

Selain Julianto, teror orderan fiktif juga dialami oleh Dafi, seorang PPSU atau biasa disebut pasukan oranye di Kebon Kacang, Jakpus. Teror orderan fiktif tersebut di latar belakangi oleh persoalan asmara.

Kedua orang itu pun menyebut nama Sugiarti warga Kayu Manis, yang dituduh sebagai dalang teror order fiktif tersebut. Antara Sugiarti, Julianto dan Dafi pernah terlibat asmara. Namun, Arti membantah tuduhan Julianto dan Dafi. Arti menegaskan tidak pernah melakukan teror fiktif tersebut. (abw/rvk)


Berita Terkait