Direktur Operasional PT TransJakarta Daud Joseph dan Direktur Teknik dan Fasilitas Wijanarko melakukan uji coba rute tersebut, Minggu (9/7/2017) malam. Perjalanan dimulai pukul 18.20 WIB melalui dua rute. Pertama, Halte Tirtayasa menuju Halte Tendean. Kedua, Halte Tirtayasa menuju Halte CSW.
Pantauan detikcom dalam rute pertama, Halte Tirtayasa-Halte Tendean, lampu pada plang tulisan Halte Tirtayasa tidak menyala. Kondisi gelap dirasakan ketika menuju Halte Rawa Barat. Hal tersebut disebabkan karena lampu di dalam halte tidak menyala.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
TransJakarta koridor 13 rute Tendean-Ciledug saat malam. Foto: Dwi Andayani-detikcom |
Perjalanan dilanjutkan dengan berputar balik di Halte Tendean ke arah JORR dengan kondisi lampu di plang tulisan Halte Tendean tidak menyala. Rombongan kembali melewati Halte Rawa Barat dengan kondisi yang sama.
Rombongan melanjutkan perjalananan dengan rute kedua, Halte Tirtayasa-Halte CSW (Centrale Stichting Wederopbouw). Kondisi jalan cukup terang karena lampu dari gedung-gedung di sekitar.
TransJakarta koridor 13 rute Tendean-Ciledug saat malam. Foto: Dwi Andayani-detikcom |
Sama seperti tiga halte sebelumnya, lampu di plang tulisan Halte CSW tidak menyala. Perjalanan dilanjutkan melewati Halte Mayestik-Velbak-Kebayoran Lama-Seskoal-Cipulir-Swadarma-JORR.
Dalam perjalanan dari Halte Swadarma menuju Halte JORR terdapat mata kucing atau serupa batu bersinar yang ditanam di aspal pinggir jalan yang belum dipasang. Kondisi gelap dirasakan dalam rute tersebut dan membuat marka jalan kurang terlihat.
Perjalanan dari Halte Tirtayasa menuju Halte JORR memakan waktu 15 menit dengan kecepatan 40 km/jam. Kecepatan tersebut sama seperti yang digunakan di siang hari. (irm/idh)












































TransJakarta koridor 13 rute Tendean-Ciledug saat malam. Foto: Dwi Andayani-detikcom
TransJakarta koridor 13 rute Tendean-Ciledug saat malam. Foto: Dwi Andayani-detikcom