GNPF Tunggu Hasil Penyelidikan Polisi Soal Pembacokan Hermansyah

GNPF Tunggu Hasil Penyelidikan Polisi Soal Pembacokan Hermansyah

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Minggu, 09 Jul 2017 23:15 WIB
GNPF Tunggu Hasil Penyelidikan Polisi Soal Pembacokan Hermansyah
Foto: Bachtiar Nasir saat membesuk Hermansyah di RS Hermina, Depok. (Samsdhuha Wildansyah/detikcom)
Jakarta - Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Bachtiar Nasir membesuk ahli IT Hermansyah di RS Hermina, Depok, Jawa Barat. Bachtiar belum dapat memastikan ada-tidaknya kaitan pembacokan itu dengan posisi Hermansyah sebagai saksi ahli dalam perkara Habib Rizieq Syihab.

Bachtiar telah bicara dengan istri Hermansyah soal kronologi pembacokan itu. Saat itu Herman sedang dalam perjalanan pulang lewat Tol TMII.

"Kronologinya kata istrinya Herman, Herman kan jalan pulang lewat Tol Taman Mini disenggol mobil Jazz. Kemudian Herman mengejar sampai berhenti di depannya mobil Jazz, di belakang Avanzanya Herman, di belakangnya mobil sedan," kata Bachtiar kepada wartawan, Minggu (9/7/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian, lanjut Bachtiar masih berdasarkan keterangan istri Hermansyah, entah dari mana datangnya tiba-tiba ada lima orang yang memukuli Hermansyah. "Artinya sampai di situ yang saya tahu berdasarkan keterangan istrinya," ujarnya.

Karena itu, menurut Bachtiar, perlu didalami terlebih dahulu untuk memastikan ada tidaknya kaitan pembacokan ini dengan posisi Hermansyah sebagai saksi ahli dalam kasus Habib Rizieq Syihab. Bachtiar mengaku harus bicara dulu dengan Hermansyah.

"Apakah ada kaitannya (dengan posisi sebagai saksi ahli) harus kita dalami dulu. Benar bahwa Herman itu saksi ahli kasus Firza, tapi waktu ditanya wartawan saya jawab saya belum tahu, nanti tunggu penyelidikan polisi seperti apa, saya juga belum punya bukti yang kuat, saya juga harus bicara dengan Herman dulu," ujarnya.

Sebelumnya, Hermansyah telah selesai menjalani operasi di RS Hermina, Depok. Hermansyah kini sudah dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat untuk perawatan lebih lanjut. (idh/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads