Polisi: Peneror Polsek Kebayoran Lama Berbaiat ke ISIS Sejak 2015

Polisi: Peneror Polsek Kebayoran Lama Berbaiat ke ISIS Sejak 2015

Mei Amelia R - detikNews
Minggu, 09 Jul 2017 18:36 WIB
Polisi: Peneror Polsek Kebayoran Lama Berbaiat ke ISIS Sejak 2015
Mapolsek Kebayoran Lama di mana teror dilakukan (Foto: Kanavino Ahmad Rizqo/detikcom)
Jakarta - Ghilman Omar Harridhi alias GOH ditangkap polisi karena memasang bendera ISIS di Markas Polsek Kebayoran Lama. Polisi menyebut Ghilman berbaiat ke ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) sejak 2 tahun lalu.

"Yang bersangkutan berbaiat pada ISIS secara sendiri pada pertengahan 2017, dengan teks yang diperolehnya dari grup telegram 'Khilafah Islamiyah'," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto kepada detikcom, Minggu (9/7/2017).

Menurut Rikwanto, Ghilman memiliki pemahaman radikal dari internet. Sejumlah grup kelompok radikal pun ia ikuti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk pemahaman radikal diperoleh yang bersangkutan dari cyber space sejak tahun 2015, salah satunya dari grup dan channel telegram Manjanik, Ghuroba, UKK dan Khilafah Islamiyah," sambungnya.

Setelah membaiat diri, dia mempersiapkan fisiknya (i'dad) di rumahnya. Ia melatih fisiknya dengan latihan lari, sit up, push up, back up hingga memanah.

"Maksud dari i'dad tersebuf adalah agar tubuh selalu siap untuk melakukan jihad pada kapan pun, yang juga dianjurkan pada grup-grup telegram yang diikutinya," imbuhnya.

Ghilman ditangkap di rumahnya di kawasan Kebayoran Lama, Jaksel pada Jumat (7/7) sekitar pukul 21.00 WIB. Motifnya melakukan teror adalah untuk memberi peringatan kepada aparat penegak hukum bahwa hukum demokrasi haram. (mei/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads