Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Rudy Herianto Adi Nugroho menyampaikan terungkapnya pelaku Saiful setelah polisi membuat sketsa wajah M yang terekam CCTV di lokasi kejadian.
"Dari rekaman CCTV di rumah tetangga korban, kemudian dibuat sketsa wajah tersangka M yang menjadi joki dalam kasus itu," ujar Rudy kepada detikcom, Minggu (9/7/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari sketsa itu kan kita mendapatkan identitas M, kemudian dikembangkan ke informan, didapat informasi bahwa M saat itu 'main' sama Saiful ini," ungkapnya.
Tim gabungan Subdit Resmob dan Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang dipimpin oleh AKBP Aris Supriyono dan AKBP Antonius Agus, kemudian mencari keberadaan Saiful. Saiful diketahui bersembunyi di rumah kosnya di Lampung.
"Kemudian tim berangkat ke Lampung untuk menangkap tersangka Saiful ini," lanjutnya.
Pencarian Saiful di Lampung dilakukan selama beberapa hari. Sampai akhirnya, Saiful diketahui baru keluar dari rumah kosnya, kemudian dibuntuti oleh polisi.
"Kemudian, saat hendak ditangkap, pelaku melakukan perlawanan dengan senjata api miliknya sehingga terpaksa kita lakukan tindakan tegas dan terukur," sambungnya.
Saiful ditembak mati oleh polisi karena melawan. Saat ini jenazah Saiful berada di RS Bhayangkara Polda Lampung. (mei/dhn)











































