Vice Presiden Corporate Communication PT KCJ Eva Chairunisa membenarkan peristiwa yang terjadi pada Sabtu (8/7) kemarin. Wanita itu mulai berteriak-teriak dari stasiun Cilejit. Pada akhirnya, penumpang wanita itu dievakuasi keluar dari kereta.
"Iya, jadi kalau kita tidak tahu dia kesurupan atau nggak. Pokoknya akhirnya karena agak mengganggu, dievakuasi ke Stasiun Serpong, karena takutnya mengganggu pelayanan," ucap Eva ketika dihubungi, Minggu (9/7/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi penumpang tersebut naik dari stasiun Tigaraksa, tidak tahu teriak-teriaknya karena kesurupan atau memang stres ya. Pengakuan petugas pada saat di peron Tigaraksa, yang bersangkutan normal namun kemudian pada saat KRL sampai Cilejit kembali teriak-teriak dan diturunkan di Serpong, yang bersangkutan keluar stasiun didampingi pihak keluarga," ucap Eva.
Eva juga memastikan tidak ada penumpang yang terluka akibat insiden itu. Keputusan untuk mengevakuasi penumpang itu lantaran kondisinya yang tidak stabil dan dikhawatirkan mengganggu keamanan.
Peristiwa itu sempat direkam oleh seorang warga bernama Nereus Rio Hermawan yang kemudian diunggah di akun Instagramnya. Menurut Nereus, wanita itu sudah naik dari stasiun Tigaraksa sebelum kemudian berteriak-teriak dan akhirnya diturunkan di stasiun Serpong.
(dhn/imk)










































