Puslabfor Bawa 4 Kardus dari Kontrakan Agus Perakit Bom Panci

Puslabfor Bawa 4 Kardus dari Kontrakan Agus Perakit Bom Panci

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Minggu, 09 Jul 2017 13:01 WIB
Puslabfor Bawa 4 Kardus dari Kontrakan Agus Perakit Bom Panci
Petugas bawa kardus dari kontrakan Agus, perakit bom panci (Foto: Dony Indra/detikcom)
Bandung - Polisi membawa sekitar 4 kardus dari rumah kontrakan Agus Wiguna (22). Dia merupakan perakit bom panci yang meledak pada Sabtu (8/7) kemarin.

Wakapolda Jawa Barat Brigjen Bambang Purwanto mengatakan ada sejumlah barang yang diamankan polisi. Barang-barang itu ada pula yang diamankan oleh tim dari Pusat Laboratorium dan Forensik (Puslabfor) Mabes Polri dan Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polrestabes Bandung.


"Ada mur, paku, panci, serta ransel, kita temukan. Semua kita amankan, kata Bambang ketika ditemui di lokasi kejadian yang beralamat di Jalan Kubang Bereum, Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (9/7/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari 4 kardus itu, 2 di antaranya dimasukkan ke satu mobil bertuliskan Puslabfor. Bambang menyebut barang bukti itu nantinya diserahkan ke tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.

"Dari barang bukti yang ditemukan ini, nanti digabungkan dengan hasil interogasi untuk dilakukan pengembangan," kata Bambang.

Sebelumnya, Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo menyebut penanganan kasus itu diserahkan kepada Densus 88. Agus pun telah diserahkan ke Densus 88 untuk pemeriksaan lebih lanjut.


"Sempat kita lakukan interogasi. Pukul 22.00 WIB, kemarin malam sudah diserahkan ke Densus," ujar Hendro di lokasi yang sama.

"Kita serahkan (Agus) ke Densus untuk pemeriksaan, pendalaman, dan pengembangan," kata Hendro menambahkan.

Bom panci itu meledak di kamar kontrakan Agus pada Sabtu (8/7) sekitar pukul 15.30 WIB. Usai meledak, Agus yang berprofesi sebagai penjual bakso ini ditangkap jajaran Polrestabes Bandung. Berdasarkan keterangan, rencananya pelaku akan meledakkan bom tersebut di Gereja Buahbatu, rumah makan di Astana Anyar, dan kafe di Jalan Braga. (dhn/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads