Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif, menilai bahwa tindakan tersebut menunjukkan DPR semakin tidak memiliki kepercayaan diri. Menurutnya, hak angket yang digulirkan oleh DPR adalah gerakan pandir. Pandir dalam kamus besar bahasa Indonesia berarti bodoh atau bebal.
"Hak angket itu gerakan pandir," kata Buya Syafii di sela-sela sarasehan guru sejarah "Guru Sejarah Pengawal NKRI," di kampus Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Sabtu (8/7/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bodo amat, karena DPR itu sudah ndak percaya diri sekarang," katanya.
(sip/try)











































