Cerita Teman Julianto Patungan untuk Bayar Order Fiktif Ojek Online

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Jumat, 07 Jul 2017 18:46 WIB
Ilustrasi Go-Jek/Foto: Ari Saputra
Jakarta - Dalam kurun waktu dua hari, bank Danamon Matraman 'diserbu' ojek online yang mengantarkan makanan karena order fiktif ditujukan untuk Julianto. Teman-teman Julianto sampai patungan untuk membayar tagihannya.

"Kalau hari pertamanya sih mas Julianto masih bayar sendiri," ujar salah satu teman sekantor Julianto ditemui di kantor Danamon Matraman, Jumat (7/7/2017).

Hari pertama yang dimaksud adalah Selasa (4/7) kemarin. Saat itu untuk pertama kalinya, para Driver gojek mendatangi kantor Julianto untuk mengantarkan pesanan yang kemudian diketahui merupakan order fiktif.

"Untuk hari kedua, kita kolekan patungan bayar kan kasihan juga itu pesenan kan ditalangin dulu sama drivernya," kata teman Julianto itu.

Teman Julianto tersebut mengatakan ada 10-15 orang driver Gojek yang datang ke kantor. Setiap pesanan, jumlahnya tak sedikit, di kisaran Rp 200 ribu.

"Pesenannya nggak sedikit, di kisaran 200 ribu. Dari Hokben, KFC, Sate Senayan, Bebek Kaleo," kata teman Julianto ini.

Menurut si teman, Julianto bekerja sebagai admin support di Bank Danamon Cabang Matraman. Sedangkan Bank Damanon menyerahkan persoalan ini ke Julianto karena merupakan persoalan pribadi.

Baca Juga: Danamon Serahkan Kasus Order Fiktif Belasan Ojek Online ke Julianto

Siapa pelaku order fiktif ini? Belum diketahui secara pasti. Julianto mengaku sudah melapor ke polis. (fjp/fjp)