Pukat UGM: Pansus Angket KPK Prokoruptor

Pukat UGM: Pansus Angket KPK Prokoruptor

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jumat, 07 Jul 2017 17:28 WIB
Pukat UGM: Pansus Angket KPK Prokoruptor
Oce Madril (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Direktur Advokasi Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) UGM Oce Madril menilai sikap Pansus Hak Angket KPK yang mengunjungi Lapas Sukamiskin, Bandung, prokoruptor. Kehadiran Pansus Hak Angket dianggap Oce tak lain untuk memperjuangkan aspirasi koruptor melalui angket KPK.

"Kunjungi lapas, Pansus prokoruptor. Kunjungan tersebut menunjukkan Pansus Angket dibentuk tujuannya untuk memperjuangkan kepentingan koruptor," ujar Oce kepada detikcom, Jumat (7/7/2017).

Oce mengatakan rakyat pasti tidak rela uang pajak yang disetor ke negara digunakan DPR untuk membiayai anggaran hak angket KPK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya kira rakyat tidak akan rela Pansus menggunakan anggaran miliaran rupiah demi memperjuangkan aspirasi koruptor. Rakyat sekarang pasti bisa menilai tujuan angket hanyalah untuk melemahkan KPK dan, ujung-ujungnya, DPR akan bubarkan KPK. Ini cocok dengan aspirasi koruptor," tuturnya.

Oce menduga kedatangan wakil rakyat tersebut ke Lapas Sukamiskin untuk memperjuangkan aspirasi koruptor. Sehingga bisa menjadi alasan kuat di dalam hak angket KPK.

"Ketahuan deh belangnya, ternyata tujuannya untuk kepentingan koruptor," bebernya.

Oce mengatakan seharusnya anggota DPR menyadari bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa. Sudah selayaknya hukuman berat dijatuhkan kepada koruptor.

"Tapi oleh DPR malah dibela. Inilah yang saya sebut dengan sikap Pansus yang tidak waras, karena bertentangan dengan nalar publik dan konstitusi. Jadi tidak salah kiranya saya menyatakan bahwa Pansus ini hanyalah perpanjangan tangan kepentingan koruptor," pungkasnya. (edo/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads