Afghan Serukan AS untuk Hindari Korban Jiwa Warga Sipil

Afghan Serukan AS untuk Hindari Korban Jiwa Warga Sipil

- detikNews
Rabu, 04 Mei 2005 11:35 WIB
Jakarta - Aksi militer AS kerap menelan korban jiwa warga sipil di Afghanistan. Pemerintah Afghan pun tidak tinggal diam. Pemerintah negeri bekas rezim Taliban itu menyerukan pasukan AS untuk lebih berhati-hati dalam operasi yang mereka lancarkan, yang menurut AS ditargetkan ke kelompok-kelompok bersenjata. Pasukan AS diimbau untuk menghindari jatuhnya korban jiwa warga sipil yang tidak bersalah.Seruan itu disampaikan juru bicara kepresidenan Afghan, Jawedul Deen seperti diberitakan situs Aljazeera.com, Rabu (4/5/2005)."Pasukan koalisi harus berhati-hati dalam operasi-operasi mereka guna menghindari korban jiwa warga sipil," ujar juru bicara tersebut. Statemen ini dilontarkan beberapa hari setelah serangan udara AS di provinsi konflik, Uruzgan yang menewaskan tiga warga sipil, termasuk seorang perempuan dan seorang bocah.Mereka tewas dalam operasi militer yang diklaim AS untuk menangkap sisa-sisa militan Taliban. Pasukan AS menyerbu beberapa rumah di daerah Deh Rawad, Uruzgan, pekan lalu. Menurut militer AS, rumah-rumah itu dijadikan sebagai tempat persembunyian militan. Seorang pria, satu perempuan dan seorang anak tewas dalam operasi tersebut. Dua bocah lainnya mengalami luka-luka dalam serbuan itu.Operasi militer AS pada bulan Maret lalu, juga menewaskan tujuh warga Afghan, termasuk dua anak di provinsi Paktika. "Presiden juga prihatin akan korban-korban jiwa warga sipil tersebut," tandas Jawedul Deen.Serangan paling mematikan AS terjadi tiga tahun lalu di sebuah pesta pernikahan di Uruzgan. Aksi militer itu merenggut 48 nyawa warga sipil dan melukai 100 orang lainnya. (ita/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini